Praya (pilar.id) – Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan air sungai Mujur-Peras meluap dan membanjiri Dusun Peras Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Selain rumah 120 KK terendam, banjir juga berimbas pada 32 hektare tambak dari 10 kelompok tani udang serta lahan pertanian jagung.
Menambahkan penjelasan ini, Sekretaris Desa Kidang Ruslan Jayadi menyebutkan jika banjir ini, selain disebakan luapan air sungai dan intensitas hujan tinggi, juga disebabkan air laut yang sedang pasang.
“Warga mengungsi bersama ternak mereka ke jalan desa, karena kondisi jalan lebih tinggi. Air diprediksikan surut sekitar jam 2-4 malam dikarenakan di waktu itu air akan surut,” kata Ruslan.
Sumber dari BPD Desa Kidang menyebutkan, akibat banjir ini, 120 KK yang rumahnya terendam banjir terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Sebelumnya, sejumlah rumah di wilayah di Desa Banket Parak, Kecamatan Pujut dan Dusun Peras Desa Kidang Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah terendam banjir, akibat hujan lebat yang disertai angin kencang yang terjadi di wilayah setempat sejak malam hingga sore hari, Sabtu.
“Air sungai meluap, sehingga masuk ke halaman rumah warga,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Tengah, Zamzuri.
Banjir tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat, karena ketinggian air mencapai paha orang dewasa, namun pihaknya belum bisa memberikan data rinci terkait warga yang terdampak. “Kita sedang turun di lokasi untuk memberikan bantuan Sembako kepada warga,” katanya. (usm/hdl)


