Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Sejak 2019, 21 Nelayan NTT Ditangkap di Perairan Australia

Sejak 2019, 21 Nelayan NTT Ditangkap di Perairan Australia

Peristiwa Dina Prihatini1 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Sejumlah nelayan desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao mempersiapkan kapalnya sebelum berlayar mencari ikan di perbatasan Indonesia-Australia. (Foto : Antara)

Ba’a, Rote Ndao (pilar.id) – Dalam catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Timur, terhitung sejak 2019 hingga November 2022 sebanyak 21 nelayan asal Kabupaten Rote Ndao ditangkap oleh polisi perairan Australia.

Untuk itu DKP NTT mengingatkan nelayan di Kabupaten Rote Ndao untuk berhati-hati saat mencari ikan agar tidak melanggar aturan dan masuk ke wilayah perairan Australia.

“Mereka ditangkap dan sempat ditahan karena menangkap ikan di perairan Australia, di luar dari kesepakatan antara Indonesia-Australia soal MoU Box,” tegas Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan DKP NTT Mery Foenay di Rote Ndao, Kamis (1/12/2022).

Hal ini disampaikan di sela-sela kegiatan kampanye pencegahan penangkapan ikan secara ilegal lintas negara hari kedua bagi para nelayan di Kabupaten Rote Ndao, NTT yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI bersama Australian Fisheries Management Authority (AFMA).

Menurutnya 21 nelayan itu semuanya berasal dari Kabupaten Rote Ndao dan didominasi oleh nelayan-nelayan dari Desa Papela, Kecamatan Rote Timur.

Diakui Mery bahwa pelanggaran yang dilakukan sehingga ditahan oleh Pemerintah Australia selain karena murni menangkap ikan hingga ke perairan Australia, namun karena kapal yang digunakan adalah kapal yang tidak tradisional.

“Berdasarkan kesepakatan antara Indonesia dan Australia nelayan yang masuk ke kawasan perairan Australia yakni di MoU Box itu hanya menggunakan kapal layar, kalau pakai mesin akan ditahan,” urainya.

Baca Juga  Pemerintah Pusat Hibah Kapal Wisata Bottom Glass, Gubernur NTT: Semakin Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Dijelaskannya lagi, selama tahun 2020 hingga 2021 tak ada penangkapan dan penahanan kepada nelayan asal NTT, karena pada saat ini lagi masa pandemi COVID-19.

Nelayan yang melanggar batas perairan, ternyata hanya diusir keluar dari perairan Australia. Namun pascapandemi COVID-19 aturan tegas kembali diterapkan oleh Pemerintah Australia.

Lembali diungkapkannya hal ini juga ditegaskan oleh Manager International Compliance Operations Australian Fisheries Management Authority (AFMA) Lydia Woodhouse.

“Kami punya aturan terbaru, jika ada kapal yang masuk di luar dari MoU Box atau membawa kapal yang melanggar aturan MoU Box maka kapalnya akan dibakar dan nelayannya akan ditahan,” tutur Lydia menegaskan. (din/antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Nelayan NTT NTT

Berita Lainnya

Negara Merugi Hingga Rp1,8 Miliar, Mantan Kepsek di SMK I Ende NTT Terancam Dipenjara 20 Tahun

2 November 2022

Hingga Tiga Hari Kedepan, Masyarakat Diharap Waspada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan NTT

24 September 2022

Dorong Investasi, NTT Ekspor 20 Ton Kerapu Hidup ke Hongkong

11 September 2022

Sangat Mudah Terbakar, NTT Waspada Karhutla

19 Agustus 2022

Kembangkan Pariwisata Holistik di NTT, Menkominfo Minta Pemda Siapkan SDM Lokal

14 Agustus 2022

Menambah Aset Negara, Bedah Rumah Prajurit TNI KODIM 1603 Sikka, PLN Manfaatkan FABA PLTU Ropa

12 Juni 2022

Disambut Pengalungan Kain Tenun Khas, Berikut Jadual Presiden RI Selama di Sumba Timur

2 Juni 2022

Keluarkan Peringatan Dini, Karhutla Terjadi di Pulau Timor NTT

13 Mei 2022

Gelombang Capai 4 Meter Terjadi di Perairan Laut Nusa NTT

4 Mei 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.