Surabaya (pilar.id) – Deep Blue Sea adalah sebuah film thriller fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 1999. Film ini disutradarai oleh Renny Harlin dan ditulis oleh Duncan Kennedy, Donna Powers, dan Wayne Powers.
Deep Blue Sea sering disebut-sebut sebagai salah satu film bertema hiu ganas terbaik setelah Jaws (1975). Film Jaws sendiri disutradarai oleh Steven Spielberg, berkisah tentang hiu pembunuh dan popularitasnya tumbuh menjadi ikon film hiu terbaik yang pernah ada.
Deep Blue Sea dianggap sebagai salah satu film yang berhasil menghadirkan kembali ketegangan dan ketakutan terkait hiu dalam genre thriller fiksi ilmiah.
Deep Blue Sea mengisahkan tentang sekelompok ilmuwan yang melakukan penelitian di sebuah fasilitas penelitian laut yang terletak di tengah samudera.
Mereka melakukan eksperimen untuk meningkatkan kecerdasan manusia dengan menggunakan otak hiu sebagai bahan penelitian. Namun, ketika hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, para ilmuwan terjebak dalam situasi yang semakin memburuk ketika hiu-hiu yang mereka kembangkan menjadi sangat cerdas dan ganas. Mereka harus berjuang untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari ancaman hiu-hiu buas ini.
Film ini dibintangi oleh Thomas Jane sebagai Carter Blake, Saffron Burrows sebagai Dr. Susan McAlester, LL Cool J sebagai Sherman Preacher Dudley, Michael Rapaport sebagai Tom Scoggins, dan Samuel L. Jackson sebagai Russell Franklin.
Meski tidak menerima pujian dari kritikus film, film ini menjadi populer di kalangan penonton yang menyukai film-film thriller dengan unsur-unsur fiksi ilmiah.
Salah satu momen ikonik dalam film ini adalah adegan di mana seekor hiu besar melompat keluar dari air dan mencoba menyerang karakter utama yang diperankan oleh LL Cool J. Adegan ini sering dikutip dalam diskusi tentang film.
Deep Blue Sea adalah salah satu dari beberapa film yang mengeksplorasi konsep mengubah otak hiu untuk meningkatkan kecerdasan mereka. Ide ini juga diangkat dalam film-film seperti Jaws: The Revenge (1987) dan The Meg (2018).
Film Deep Blue Sea menawarkan campuran aksi, ketegangan, dan momen-momen menegangkan ketika karakter-karakternya berjuang melawan ancaman hiu-hiu yang cerdas dan ganas. Film ini telah menjadi klasik dalam genre film monster laut dan masih dinikmati oleh penonton hingga saat ini. (ret/ted)










