Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Musik dan Film»Sinopsis Green Lantern (2011): Petualangan Pilot Bengal yang Berubah jadi Superhero

Sinopsis Green Lantern (2011): Petualangan Pilot Bengal yang Berubah jadi Superhero

Musik dan Film Retno Wulandari18 September 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ryan Reynolds dalam Green Lantern (2011)
Ryan Reynolds dalam Green Lantern (2011)

Surabaya (pilar.id) – Film Green Lantern dirilis pada 17 Juni 2011. Film ini disutradarai oleh Martin Campbell dan dibintangi oleh Ryan Reynolds, Blake Lively, Peter Sarsgaard, Mark Strong, Angela Bassett, Tim Robbins, Temuera Morrison, dan Geoffrey Rush.

Film yang mengungkap asal mula karakter DC Comics Green Lantern Corps ini berkisah tentang Hal Jordan, pilot uji coba yang ceroboh dan sombong.

Suatu hari, ia bertemu dengan Abin Sur, seorang anggota Green Lantern Corps yang terluka. Abin Sur memberikan cincin Green Lantern kepada Hal, dan Hal pun menjadi anggota Green Lantern Corps baru.

Hal harus belajar untuk menggunakan kekuatan cincinnya untuk melindungi Bumi dari ancaman Sinestro, seorang anggota Green Lantern Corps yang korup.

Seperti versi komiknya yang sempat tertatih, Green Lantern juga mendapat ulasan negatif dari para kritikus. Katanya, film ini tidak terlalu lihai melakukan pengembangan karakter.

Green Lantern juga dianggap memiliki alur cerita lemah, dan CGI yang buruk. Namun sebagai film yang memiliki banyak kelemahan, Green Lantern mampu meraup pendapatan kotor lebih dari 220 juta Dollar AS di seluruh dunia.

Mewakili Komik Green Lantern

Secara umum, versi film Green Lantern (2011) mewakili versi komiknya. Film ini menceritakan kisah Hal Jordan, seorang pilot uji coba yang menjadi anggota Green Lantern Corps. Ia harus belajar untuk menggunakan kekuatan cincinnya untuk melindungi Bumi dari ancaman Sinestro.

Namun, ada beberapa perbedaan antara versi film dan komik. Misal, asal-usul Hal Jordan. Dalam komik, Hal Jordan adalah seorang pilot uji coba yang kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan pesawat.

Baca Juga  Sinopsis Lion (2016), Petualangan Penuh Makna Mencari Keluarga yang Hilang

Hal kemudian menemukan cincin Green Lantern di dekat reruntuhan pesawatnya. Dalam film, Hal Jordan adalah seorang pilot uji coba yang kehilangan orang tuanya dalam kecelakaan mobil. Hal kemudian menemukan cincin Green Lantern di dekat reruntuhan mobilnya.

Perbedaan lain adalah asal-usul Sinestro. Dalam komik, Sinestro adalah seorang anggota Green Lantern Corps yang menjadi korup. Ia kemudian membentuk kelompok penjahat yang disebut Sinestro Corps.

Dalam film, Sinestro adalah seorang anggota Green Lantern Corps yang menjadi jahat karena kekuatan cincinnya. Ia kemudian membentuk kelompok penjahat yang disebut Yellow Lantern Corps.

Alur cerita versi film dinilai lebih sederhana daripada alur cerita komik. Film ini berfokus pada kisah Hal Jordan yang menjadi Green Lantern dan mengalahkan Sinestro. Komik memiliki alur cerita yang lebih kompleks, dan menampilkan lebih banyak karakter dan latar belakang.

Secara keseluruhan, versi film Green Lantern (2011) adalah representasi yang cukup akurat dari versi komiknya. Film ini berhasil menangkap esensi dari karakter Hal Jordan dan Sinestro, serta konflik antara kebaikan dan kejahatan. Namun, ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan oleh penggemar komik.

Konsep yang aneh

Komik Green Lantern tidak mendapat respons yang terlalu bagus pada awal kemunculannya. Komik ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1940, dan pada awalnya tidak terlalu populer. Hal ini karena komik ini dianggap terlalu aneh dan tidak realistis.

Namun, pada tahun 1960-an, komik Green Lantern mulai mendapat respons yang lebih baik. Hal ini karena komik ini mulai diubah agar lebih realistis dan menarik. Pada tahun 1980-an, komik Green Lantern mencapai puncak popularitasnya.

Baca Juga  Sinopsis Men in Black II (2002), Film Laris Manis yang Menandai Penampilan Terakhir Michael Jackson

Pada tahun 2000-an, komik Green Lantern kembali mendapat respons yang lebih baik, dengan seri Green Lantern karya Geoff Johns. Seri ini dianggap sebagai salah satu seri komik Green Lantern terbaik yang pernah ada.

Secara keseluruhan, komik Green Lantern adalah salah satu waralaba komik DC yang paling sukses. Komik ini telah bertahan selama lebih dari 80 tahun, dan telah menghasilkan banyak karakter dan cerita yang ikonik.

Kabar baik lainnya, ada kemungkinan Green Lantern versi film akan kembali muncul di sinema. Pada tahun 2021, Warner Bros. mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan film Green Lantern Corps.

Film ini akan menceritakan kisah sebuah tim Green Lantern yang terdiri dari berbagai macam karakter, termasuk Hal Jordan, John Stewart, Guy Gardner, dan Kyle Rayner.

Film ini masih dalam tahap awal pengembangan, dan belum ada tanggal rilis yang diumumkan. Namun, Warner Bros. telah mengonfirmasi bahwa film ini akan menjadi film live-action.

Selain itu, pada tahun 2022, HBO Max mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan serial TV Green Lantern. Serial ini akan menceritakan kisah Hal Jordan dan John Stewart.

Serial ini masih dalam tahap awal pengembangan, dan belum ada tanggal rilis yang diumumkan. Namun, HBO Max telah mengonfirmasi bahwa serial ini akan menjadi serial TV live-action.

Secara keseluruhan, ada kemungkinan akan ada film baru Green Lantern. Warner Bros. dan HBO Max sedang mengembangkan berbagai proyek Green Lantern, dan kemungkinan salah satu proyek ini akan menjadi film live-action. (ret/ted)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bioskop Trans TV Blake Lively film pilihan ryan reynolds

Berita Lainnya

After Earth (2013

Sinopsis After Earth (2013): Film Sci-Fi Will Smith yang Gagal Penuhi Ekspektasi Box Office

24 Juni 2026
Space Jam: A New Legacy (2021)

Sinopsis Space Jam: A New Legacy (2021), Saat LeBron James dan Looney Tunes Hadapi AI dalam Pertarungan Basket Virtual

21 Juni 2026
The Equalizer (2014)

Sinopsis The Equalizer (2014): Aksi Brutal Denzel Washington Lawan Mafia Rusia dalam Film Thriller Ikonik

15 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
The Doorman (2020)

The Doorman (2020): Aksi Ruby Rose Hadapi Komplotan Perampok Seni di Apartemen Mewah

13 Mei 2026
Plane (2023)

Sinopsis Film Plane (2023): Aksi Tegang Gerard Butler Selamatkan Penumpang di Wilayah Berbahaya

27 April 2026
Film Fall (2022) menghadirkan kisah survival dua perempuan yang terjebak di puncak menara 2.000 kaki. Ini sinopsis, pemain, dan fakta box office.

Sinopsis Film Fall (2022): Thriller Survival Menegangkan di Menara 2.000 Kaki yang Berujung Teror Psikologis

24 April 2026
Charlie's Angels (2019)

Charlie’s Angels (2019): Reboot Versi Elizabeth Banks yang Bertabur Bintang Namun Gagal di Box Office

20 April 2026
Logan Lucky (2017)

Sinopsis Logan Lucky (2017): Aksi Perampokan Unik, Tandai Comeback Steven Soderbergh

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.