Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Sisi Positif nge-Game, Melatih Kemampuan Problem Solving

Sisi Positif nge-Game, Melatih Kemampuan Problem Solving

Gaya Hidup Retno Wulandari30 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(foto: Generatif AI)
(foto: Generatif AI)

Makassar (pilar.id) – Ini cerita tentang Dina, manajer proyek di sebuah perusahaan teknologi. Setiap harinya, Dina harus mengelola banyak hal sekaligus: menjadwalkan rapat, memastikan timnya menyelesaikan tugas tepat waktu, dan mencari solusi cepat jika ada masalah.

Rekan-rekannya sering kagum dengan bagaimana Dina mampu berpikir strategis, membuat keputusan dalam tekanan, dan tetap tenang saat situasi menjadi kacau.

Namun, tak banyak yang tahu, ada satu kebiasaan Dina di luar kantor yang diam-diam membantunya menjadi secepat dan setangguh itu: nge-game.

Dina adalah penggemar berat game strategi dan first-person shooter. Di waktu luangnya, ia sering memainkan game seperti Civilization dan Call of Duty. Dari situ, ia terbiasa membuat keputusan cepat, berpikir beberapa langkah ke depan, dan bekerja sama dengan tim virtualnya untuk memenangkan tantangan. Ternyata, keterampilan itu terbawa ke pekerjaan sehari-harinya.

Dina juga menyadari bahwa nge-game membantunya melepas stres setelah hari yang panjang. Baginya, bermain game bukan hanya hiburan, tetapi juga cara untuk melatih otak, menjaga fokus, dan bahkan meningkatkan keterampilannya di dunia kerja.

Nge-game sering kali dianggap hanya sebagai hiburan, tetapi ternyata memiliki manfaat lebih dari itu, seperti yang dialami Dina. Apa saja sisi positif dari nge-game yang bisa membantu kita dalam berbagai aspek kehidupan?

Sisi Positif dari Nge-game

Melatih Kemampuan Problem Solving
Banyak game membutuhkan strategi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan cepat. Ini bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, yang juga berguna dalam kehidupan nyata.

Baca Juga  Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar Sosiologi UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Anak

Meningkatkan Refleks dan Koordinasi Mata-Tangan
Game, terutama yang melibatkan aksi cepat, membantu meningkatkan kecepatan reaksi dan koordinasi antara mata dan tangan. Ini berguna untuk aktivitas fisik atau tugas yang memerlukan ketangkasan.

Meredakan Stres
Bermain game bisa menjadi cara efektif untuk melepas penat setelah seharian bekerja atau belajar. Ini seperti “me time” yang menyenangkan untuk mengalihkan pikiran dari tekanan.

Meningkatkan Keterampilan Sosial
Game multiplayer online memungkinkan pemain untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan membangun tim. Interaksi ini bisa membantu mengasah kemampuan berkomunikasi dan bekerja dalam kelompok.

Mengasah Kreativitas
Game dengan dunia terbuka atau elemen desain, seperti Minecraft atau The Sims, dapat memacu kreativitas dalam menciptakan sesuatu yang unik.

Belajar Bahasa atau Pengetahuan Baru
Banyak game menggunakan bahasa Inggris atau menyisipkan fakta menarik, sejarah, atau sains dalam alurnya. Pemain sering tanpa sadar belajar hal baru.

Membangun Ketahanan Mental
Dalam banyak game, pemain dihadapkan pada tantangan yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan kemampuan untuk bangkit setelah kegagalan.

Membagi Waktu yang Tepat untuk Nge-game

Tetapkan Jadwal Gaming
Jadikan nge-game sebagai kegiatan terjadwal, misalnya setelah menyelesaikan tugas utama atau pada akhir pekan. Batasi durasinya, misalnya 1–2 jam sehari.

Gunakan Gaming Sebagai Reward
Gunakan game sebagai penghargaan setelah menyelesaikan tanggung jawab, seperti pekerjaan, belajar, atau olahraga. Ini akan membuat gaming lebih terasa menyenangkan dan terkontrol.

Baca Juga  10 Cara Mengatasi Stres dan Kecemasan untuk Generasi Muda

Prioritaskan Tugas Utama
Pastikan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, atau kegiatan penting lainnya selesai dulu sebelum nge-game. Jangan sampai game mendahului hal-hal yang lebih prioritas.

Atur Durasi Bermain
Gunakan timer atau alarm untuk mengingatkan kapan harus berhenti. Hindari bermain terlalu larut malam karena bisa mengganggu pola tidur.

Sisihkan Waktu untuk Aktivitas Fisik
Imbangi waktu nge-game dengan olahraga atau kegiatan fisik. Ini penting untuk menjaga tubuh tetap sehat, mengingat nge-game cenderung dilakukan dalam posisi duduk.

Diskusikan dengan Orang Sekitar
Jika Anda tinggal dengan keluarga, pasangan, atau teman sekamar, bicarakan jadwal nge-game agar tidak mengganggu hubungan atau aktivitas bersama.

Jangan Biarkan Game Mengganggu Kesehatan Mental
Jika mulai merasa frustasi, kecanduan, atau mengabaikan tanggung jawab karena game, segera evaluasi diri dan batasi waktu bermain.

Jadi, nge-game bisa menjadi aktivitas yang bermanfaat dan menyenangkan jika dilakukan dengan bijak. Manajemen waktu yang baik adalah kunci agar Anda tetap produktif dan seimbang antara hiburan dan tanggung jawab lainnya. (ret/hdl/dari berbagai sumber)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
gamers kesehatan mental

Berita Lainnya

Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Ilustrasi sebuah keluarga (foto: istimewa)

Ekonomi Sulit Bukan Alasan Rumah Kehilangan Kehangatan, Jaga Mental Keluarga di Tengah Krisis Finansial

17 Juni 2026
Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi

Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar Sosiologi UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Anak

5 Februari 2026
Ilustrasi ChatGPT

OpenAI Digugat Keluarga di AS dan Kanada, ChatGPT Dituding Picu Krisis Kesehatan Mental

9 November 2025
HUT ke-73 SMPN 1 Sidoarjo diisi talkshow kesehatan mental diikuti 350 siswa, serta rangkaian kegiatan alumni seperti bazaar, donor darah, dan hiburan musik.

HUT ke-73 SMPN 1 Sidoarjo, 350 Siswa Ikuti Talkshow Kesehatan Mental dan Leadership

26 September 2025
dr. Lila Nurmayanti, Sp.K.J

RSJ Menur Surabaya: Januari hingga April 2025 Tercatat 51 Pasien Kecanduan Judi Online

22 Mei 2025
Stres dan gangguan penyesuaian jadi keluhan umum jemaah haji di Tanah Suci. Kenali gejala awal untuk cegah gangguan jiwa yang mengganggu ibadah.

Waspadai Tanda Gangguan Kesehatan Jiwa Jemaah Haji, Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai

12 Mei 2025
Ilustrasi seorang perempuan sedang menggunakan laptop (foto: Pavel Danilyuk, pexels)

Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Mental lewat 5 Kursus Kesehatan Online Terbaik di Coursera

12 April 2025
Ilustrasi seseorang yang merasa sendiri dan merasa diabaikan oleh lingkungannya (foto: Generatif AI)

Kapan Harus Kembali Masuk dalam Lingkungan Sosial, Simak Tips Berikut

11 Maret 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.