Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Sukses Digelar di Bali, Dampak G20 tak Bisa Dirasakan Secara Instan

Sukses Digelar di Bali, Dampak G20 tak Bisa Dirasakan Secara Instan

Peristiwa Hendro D. Laksono26 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden RI Joko Widodo (foto: istimewa)

Surabaya (pilar.id) – Gelaran Presidensi G20 berakhir sudah. Pertanyaan yang kemudian muncul, benarkah forum yang dihadiri sejumlah pemimpin negara dunia ini mampu membawa dampak signifikan untuk perkembangan kemajuan bersama?

Menanggapi hal ini, pakar hubungan internasional Universitas Airlangga Radityo Dharmaputra SHubInt MHubInt RCEES IntM MA memberi penjelasan.

Dikatakan, Indonesia selama ini dikenal sebagai negara berkembang. Uniknya, dengan predikat itu, Indonesia malah dipercaya sebagai tuan rumah G20.

Menurut Radityo, hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki potensi besar. Keberadaannya secara politik juga punya pengaruh yang cukup besar.

“G20 semacam kelompok negara elit, pihak dalam G20 yang kualifikasi dari banyak aspek negara mana yang berhak bergabung,” kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unair ini.

Meski di sisi lain, masuknya Indonesia di kelompok elit ini juga terkesan mengorbankan beberapa hal yang terjadi di Indonesia. Semisal saat bicara anggaran G20 yang besar, sementara saat ini Indonesia masih sedang bangkit dari pandemi.

“Memang tergabungnya Indonesia di forum G20 menciptakan iklim investasi yang baik. Namun, dampak yang dirasa tidak langsung instan, menunggu proyeksi beberapa tahun ke depan,” kata Radityo.

G20, lanjutnya, fokus pada pembahasan isu ekonomi. Namun seperti diketahui, isu perang Rusia-Ukraina belum menunjukkan gejala damai, sehingga para anggota G20 sendiri akhirnya susah untuk mengupayakan.

Pakar Hubungan Internasional Universitas Airlangga Radityo Dharmaputra SHubInt MHubInt RCEES IntM MA

Radityo menilai, hal ini bersumber dari belum adanya kekuatan dan komitmen antar sekretariat untuk mengikat anggotanya. Sekadar catatan, Ukraina bukan anggota forum G20, melainkan diundang oleh Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga  Transmisi TV Digital, Buka Peluang Bisnis dan Kemudahan untuk Berinovasi

Meski pada akhirnya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum bisa hadir karena kondisi negara yang masih diinvasi Rusia. Di sisi lain, Radityo juga menyoroti ketidakhadiran Presiden Rusia Vladimir Putin yang kemudian diwakili Perdana Menteri Rusia.

Kata Radityo, ketidakhadiran Putin pada forum ini sebetulnya tidak merugikan Indonesia. Sebaliknya, para peserta dalam forum tidak perlu merasa ‘tidak nyaman’. Perlu diingat, beberapa pemimpin negara yang hadir di G20 tidak sepakat pada kebijakan invasi Ukraina. Ini membuat pengaturan acara terasa lebih mudah karena tidak diwarnai potensi konflik.

Sehingga akhirnya, Presidensi G20 Indonesia sukses menghasilkan G20 Bali Leader’s Declaration pertama serta concrete deliverables yang berisi daftar proyek kerja sama negara anggota G20.

Namun, menurut Radityo, gagasan Jokowi mendamaikan Rusia-Ukraina masih belum tercapai, meski bukan masalah yang besar.

Tapi maraknya gelar Bapak Perdamaian Internasional yang ditujukan ke Jokowi, kata Radityo, terlalu berlebihan. “Sebab, Presiden Jokowi belum mencapai upaya tersebut,” alasannya.

Namun, di sisi lain Radityo mengaku tetap mengapresiasi Jokowi sebagai pemimpin Asia pertama yang berhasil mengunjungi Rusia dan Ukraina dan menunjukkan kepeduliannya terhadap isu kemanusiaan.

“Saya salah satu orang yang skeptis dari awal. Tidak mungkin perdamaian Rusia-Ukraina tercapai dari G20 saja,” aku Radityo. Ide Jokowi untuk menjadi jembatan perdamaian antara Rusia-Ukraina, tambahnya, tetap patut dihargai.

Dan Forum G20, katanya lagi, dapat jadi jalan pembuka Indonesia yang dipercaya sebagai tuan rumah dan menghasilkan investasi baru untuk pembangunan berkelanjutan. (hdl)

Baca Juga  Wanala Unair Raih Prestasi di Dieng Orienteering Race 2023

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

investasi di Indonesia KTT G20 Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Lailatul Muniroh SKM MKes, Dosen Program Studi Gizi FKM Universitas Airlangga

Pola Tidur Sehat Saat Puasa, Kunci Tekan Risiko Gangguan Metabolik di Bulan Ramadan

28 Februari 2026
Salsyabila Putri Pratama

Inspirasi Salsyabila Putri: Kembangkan JIVVA Sportswear, Brand Lokal yang Bidik Tren Gaya Hidup Sehat

25 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.