Semarang (pilar.id) – Pendatang baru di Liga 1 Alexis Messidoro punya catatan yang cukup menarik bela Persis Solo dan ungguli eks PSIS Semarang Jonathan Cantillana.
Meski baru jalan setengah musim di Persis Solo dan Liga 1 2022/2023, Alexis Messidoro menjadi sosok yang tak tergantikan di klub tersebut, sedikit mengungguli Jonathan Cantillana di PSIS Semarang.
Hampir serupa Jonathan Cantillana di PSIS Semarang, Alexis Messidoro tak tergantikan bermain sebagai pemain gelandang di Persis Solo total passing pemain kelahiran Argentina ini cukup diakui.
Melansir laman PT LIB, Alexis Messidoro pemain dengan harga pasaran Rp 6 miliar ini menjadi pemain yang vital di tim Persis Solo.
Gelandang asal Argentina 25 tahun lalu ini menjadi pemain yang tak tergantikan keberadaannya di Persis Solo.
Dia punya catatan 17 kali dimainkan sepanjang putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023.
Benar saja, Alexis Messidoro tak pernah absen di sepanjang putaran pertama bareng Laskar Sambernyawa.
Catatan ini makin megah dengan torehan dua gol dan lima assist yang dicatat oleh Alexis Messidoro bersama Persis Solo.
Memang, Persis Solo merupakan tim promosi yang saat ini masih bertengger di posisi 12, tepat satu anak tangga di bawah PSIS Semarang pada angka 11.
Lebih lanjut dalam 17 penampilan Alexis Messidoro di putaran pertama Liga 1 2022/2023 dia selalu menjadi starting line up.

Cukup mengesankan bagi Alexis Messidoro sebagai pendatang baru di Liga 1, kasta tertinggi Sepak Bola tanah air.
Total, Alexis Messidoro sudah tampil sepanjang 1.469 menit bareng Laskar Samber Nyawa.
Alexis Messidoro pemain dengan nomor punggung 10 itu saat ini juga tercatat sebagai pemain dengan jumlah passing terbanyak di BRI Liga 1 2022/2023 yakni dengan total 795 kali.
Artinya catatan ini mengalahkan Jonathan Cantillana, pemain gelandang asing yang bela PSIS Semarang.
Asisten pelatih Persis Solo, Rasiman mengatakan, Alexis Messidoro menjadi sebuah karakter yang berbeda dibanding lainnya.
“Tiga pemain gelandang kami yang jadi starter termasuk Messidoro memiliki karakter berbeda. Positifnya, kami bisa menentukan kapan menggunakan mereka. Kami tinggal memilih misal untuk kebutuhan more defensive, more balance atau juga ingin lebih menyerang,” kata asisten pelatih Persis Solo, Rasiman.








