Madrid (pilar.id) – Bek kanan Inggris, Trent Alexander-Arnold, menegaskan dirinya tidak terpengaruh kritik awal yang diarahkan sejak resmi berseragam Real Madrid pada Juni lalu.
Keputusan berani diambil Trent ketika ia menolak memperpanjang kontrak di klub masa kecilnya, Liverpool. Padahal kontraknya di Anfield habis pada Juni 2024.
Untuk menghindari kepindahan gratis, Liverpool akhirnya sepakat melepasnya dengan biaya £10 juta, setelah Madrid ngotot ingin segera memilikinya demi tampil di Piala Dunia Antarklub FIFA.
Namun, awal kariernya di Spanyol tak berjalan mulus. Meski tampil solid dalam tur pramusim di Amerika Serikat, performanya di La Liga masih naik turun. Persaingan ketat dengan Dani Carvajal untuk memperebutkan posisi inti membuat ekspektasi semakin tinggi.
Kritik juga muncul setelah Thomas Tuchel tak memanggilnya ke skuad timnas Inggris bulan ini. Meski begitu, pemain berusia 25 tahun itu tetap tenang dan yakin telah mengambil langkah tepat meninggalkan Liverpool.
Trent Jelaskan Alasannya Tinggalkan Liverpool
Dalam wawancara dengan GQ Spain, Trent mengungkapkan betapa sulitnya meninggalkan klub yang membesarkan namanya.
“Itu salah satu keputusan tersulit dalam hidup saya. Liverpool adalah rumah saya; klub itu yang membentuk saya. Tapi Madrid terasa sebagai langkah yang tepat, di waktu yang tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kepindahannya bukan hanya soal prestise Real Madrid, melainkan juga dorongan pribadi untuk mencari tantangan baru.
“Ini tentang ambisi dan keinginan pribadi untuk berubah. Bermain di Bernabeu adalah hal sakral, Anda bisa merasakan bobot seragam itu, tapi justru itu yang mendorong saya memberikan segalanya,” tegasnya.
Trent diperkirakan akan kembali tampil bersama Real Madrid pada 13 September, saat Los Blancos bertandang ke markas Real Sociedad dalam lanjutan Liga Spanyol. (wid)










