Semarang (pilar.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT St. Morita Farma dalam upaya mendorong hilirisasi hasil riset melalui pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan inovasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat Indonesia.
Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan pada Kamis, 24 April 2025 pukul 16.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang.
Turut hadir dalam acara tersebut, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Direktur Utama PT St. Morita Farma Drs. Maruap Siahaan, MBA., serta Dekan Fakultas Sains dan Matematika Prof. Dr. Kusworo Adi, S.Si., M.T. beserta jajaran pimpinan kedua institusi.
Rektor UNDIP menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam menjembatani dunia akademik dan industri. “Kami terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar inovasi dari para peneliti UNDIP bisa diwujudkan menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Prof. Suharnomo.
Ia berharap kerja sama ini tidak hanya mendatangkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. “Semoga kolaborasi ini bisa terus berkembang dan memberikan dampak positif yang luas,” tambahnya.
Senada dengan itu, Direktur Utama PT St. Morita Farma menyampaikan antusiasmenya terhadap sinergi ini. “Kami ingin kerja sama ini melahirkan produk unggulan yang kuat dan mampu bersaing secara global. Ini saatnya Indonesia menciptakan inovasi dari dalam negeri,” tutur Maruap Siahaan.
Salah satu hasil nyata dari kolaborasi ini adalah produk perawatan rambut bernama Euterria, berbasis teknologi liposome yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Dra. Dwi Hudiyanti, M.Sc., Guru Besar Kimia Biofisik dari Fakultas Sains dan Matematika UNDIP.
Liposome dalam Euterria berasal dari senyawa fosfolipid yang diekstrak dari minyak kelapa, berfungsi mengantarkan bahan aktif ke lapisan terdalam kulit dan rambut. Produk ini juga diperkaya dengan ginkgo biloba untuk memperlancar sirkulasi darah dan kemiri yang memperkuat rambut serta menjaga kesehatan kulit kepala. Seluruh bahan yang digunakan aman dan ramah lingkungan.
Melalui kerja sama ini, UNDIP dan PT St. Morita Farma menargetkan lebih banyak riset kampus yang dapat dikomersialisasikan, menghasilkan produk bernilai tinggi dan berdaya saing, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (usm/hdl)










