Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Watu-watu Kenjeran, Tempat Melepas Penat di Timur Surabaya

Watu-watu Kenjeran, Tempat Melepas Penat di Timur Surabaya

Gaya Hidup Jelita Sondang Samosir18 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Watu-watu Kenjeran
Suasana di Watu-watu Kenjeran, Kejawan Putih Tamba, Surabaya, yang menyuguhkan suasana pantai serta makanan dan minuman kaki lima (foto: Jelita Sondang Samosir, pilar.id)

Surabaya(pilar.id) – Di kota metropolitan seperti Surabaya, banyak menyuguhkan tempat nongkrong yang memiliki banyak tema atau konsep.

Seperti halnya di wilayah pinggir Pantai Kenjeran, Surabaya Timur, yang akrab disebut Watu-watu Kenjeran. Di kawasan ini berdiri beberapa stan yang menyulap pinggiran pantai itu jadi tempat bersantai dengan menu sederhana yang bisa dipilih.

Seperti lontong kupang, sate kerang, lontong mie dan minuman yang dihadirkan juga sederhana, seperti degan, minuman kemasan dan teh.

Adanya stand-stand di pinggir jalan, menjadi ladang tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat, dengan memanfaatkan hamparan laut Surabaya, angin laut yang berhembus membuat setiap orang yang datang, dapat sedikit melepas penat dengan makanan dan minuman harga kaki lima.

Seperti disampaikan Solihin, salah satu pedagang di Watu-watu Kenjeran. Bersama istrinya, ia baru membuka stand berjualan di tahun 2020. Saat itu Solihin baru saja di PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Pelanggan tengah menikmati makanan di sebuah stand Watu-watu Kenjeran, Kejawan Putih Tamba, Surabaya (foto: Jelita Sondang Samosir, pilar.id)

“Karena pandemi itu, saya memberanikan diri dengan istri buka usaha ini, kita baru buka September 2020, di sini udah banyak yang jualan ketika itu. Tempat saya ini, dari pemberian adik,” jelas Solihin.

Tak berada di dalam ruangan dan hanya mengandalkan pepohonan sebagai atap berteduh, tanpa ada terpal yang menutupi. Membuat Solihin dan sejumlah pedagang lain yang sepertinya, akan kerepotan dan terpaksa pulang ketika hujan datang.

Baca Juga  Lapis Kukus Pahlawan Luncurkan Triple Choco Signature

“Kalau hujan, biasanya kita selamatkan terpal yang buat duduk dulu, sekira hujannya reda kita gelar kembali, kalau tidak berhenti-berhenti, kami terpaksa pulang, jadi dalam seminggu tidak mesti berapa kali jualan, tergantung cuaca dan kondisi badan,” terang pria 47 tahun ini.

Solihin menyebut, terdapat sekitar 21 stand yang berjualan sepanjang jalan Watu-watu Kenjeran ini. Ia juga mengatakan, jika dari pemerintah setempat tidak mendukung adanya pedagang disini, namun warga memanfaatkan peluang dengan melihat banyak orang yang kerap berhenti di pinggir pantai untuk menikmati angin laut dan suasananya.

Tempat nongkrong berkonsep outdoor dengan model duduk lesehan ini, biasanya ramai pada hari weekend, yang datang rata-rata merupakan sepasang kekasih atau menjadi tempat berkumpul anak-anak muda ataupun keluarga.

“Semua kalangan kesini, paling ramai ketika Minggu pagi. Kalau hari-hari biasa satu dua orang, tetapi lumayan, setidaknya bisa menghasilkan, dari pada saya menganggur,” ucapnya.

Konsep tempat nongkrong pinggir Surabaya ini, menurut Shofi salah satu pengunjung, yang baru pertama kali ke watu-watu Surabaya. Ia menilai tempatnya cukup teduh.

Namun masih banyak semut di terpal sebagai tempat duduk. Semut-semut merah tersebut berasal dari pohon-pohon, sehingga membuat pengunjung harus berhati-hati agar tak digigit.

“Tempatnya cocok sebagai tempat melamun, berisitrihat sebentar setelah penat beraktivitas atau sebagai tempat untuk bertemu seseorang. Harga makanan dan minuman juga tak mahal, ramah dikantong pelajar,” ujar perempuan 23 tahun ini. (jel/hdl)

Baca Juga  Harapan Umur Panjang dalam Helai Misoa

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

kuliner surabaya Watu-watu Kenjeran

Berita Lainnya

Park Shanghai di Pakuwon City Surabaya (foto: Hendro D. Laksono, pilar.id)

Park Shanghai di Pakuwon City Surabaya, Destinasi Oriental Semua Kalangan

26 Juli 2025
Festival Rujak Uleg 2025 hadirkan nostalgia THR dan dorong wisata budaya Surabaya

Festival Rujak Uleg 2025 Bangkitkan Memori THR, Dukung Wisata Budaya Surabaya

18 Mei 2025

Pasar Malam Tjap Toendjoengan jadi Penggerak Ekonomi Lokal Surabaya

19 Maret 2024
Kue Cromboloni lezat produksi KARBS, Bakehouse & Eatery (foto: instagram @karbsbakery)

Berburu Cromboloni Kue yang Lagi Viral di Surabaya, Dimana Saja?

5 Januari 2024

Dukung UMKM Kota Surabaya, Kuliner Senja Surya jadi Event Rutin

11 Desember 2023
Suasana di salah satu sudut Spread Cafe (foto: instagram @spread_cafe)

Spread Cafe Surabaya: Tempat Nongkrong Hits Berbalut Nuansa Eropa dan Kenangan tak Terlupa

17 September 2023
(foto: dok beritajatim.com)

Lapis Kukus Pahlawan Luncurkan Triple Choco Signature

4 September 2023
Kayla, salah satu anak warga Sukolilo yang hari ini kebagian tugas menyiapkan menu ketupat untuk warga. (foto: Anton Kusnanto, pilar.id)

Makan Sepuasnya saat Tradisi Kupatan Sukolilo Surabaya

29 April 2023
Festival Cap Go Meh Kya-kya Surabaya

Festival Cap Go Meh dan Harapan Berkah di Tengah Hujan

12 Februari 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.