Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»4 Alasan Penting Laga Indonesia vs Bangladesh Nanti Malam

4 Alasan Penting Laga Indonesia vs Bangladesh Nanti Malam

Peristiwa M. Fathur Rohman1 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pelatih Tim Nasional Indonesia Shin Tae-yong (kanan) memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/5/2022). (Foto: Antara)

Jakarta (pilar.id) – Timnas sepakbola Indonesia malam nanti akan menjalani pertandingan penting menghadapi Bangladesh. Keduanya merupakan peserta Kualifikasi Piasa Asia 2023 yang akan berlangsung di Kuwait beberapa jari lagi.

Meski hanya bertajuk pertandingan persahabatan. Namun, ada alasan kenapa laga melawan Bangladesh ini menjadi penting bagi Timnas Indonesia.

Alasan pertama, pertandingan Indonesia mealwan Bangladesh yang berlangsung Rabu (1/6/2022) malam nanti pukul 20.30 WIB di Stadion Si Jalak Harupat ini berstatus lege resmi FIFA. Artinya, pertandingan persahabatan yang berlangsung di jadwal internasional FIFA atau FIFA Matchday.

Sehingga, hasil dari pertandingan ini akan dicatat dan memberikan pengaruh pada peringkat Indonesia di klasemen FIFA. Dengan begitu, kedua kesebelasan tentu akan mencoba untuk mencari hasil terbaik agar peringkat masing-masing negara bisa mengalami perbaikan.

Kedua, di pertandingan melawan Indonesia nanti malam, Bangladesh membawa skuad terbaiknya. Hal ini penting untuk mengukur kekuatan Indonesia sekaligus untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh bagi Timnas.

Pasalnya, baik Indonesia maupun Bangladesh juga sama-sama dalam proses mempersiapkan tim untuk menjalani Kualifikasi Piala Asia 2023.

Ketiga, sudah 14 tahun berlalu sejak Indonesia dan Bangladesh terakhir kali bertemu. Itu membuat para pemain kedua kesebelasan termotivasi untuk menampilkan performa terbaik dalam pertandingan tersebut.

Keempat, sekitar 9.000 penonton akan menghadiri pertandingan itu di stadion. Itu menjadi laga pertama timnas Indonesia yang dapat disaksikan penonton langsung di arena pada masa pandemi COVID-19.

Olah karena itu, pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong pun sangat serius mempersiapkan skuadnya. Target Shin jelas: menang.

“Kami harus menang,” ujar pria asal Korea Selatan itu.

Shin mengetahui persis bahwa keberhasilan menundukkan Bangladesh akan menambah poin skuad “Garuda” di peringkat FIFA. Dan, yang terpenting, itu akan melambungkan motivasi menuju Kualifikasi Piala Asia 2023.

Timnas Bangladesh

Sejarah menunjukkan, timnas Bangladesh selalu kesulitan ketika bertemu Indonesia. Dari enam pertandingan menghadapi Indonesia sejak tahun 1975, Bangladesh hanya bisa mencatatkan sekali kemenangan.

Sementara satu laga selesai dengan skor imbang dan sisanya tuntas untuk kejayaan Indonesia. Pertemuan pamungkas kedua tim terjadi pada November 2008, di mana Indonesia yang tandang mampu mengandaskan Bangladesh dengan skor 2-0.

Meski demikian, dalam sepak bola, rekor pertandingan tidak akan menentukan hasil laga. Bangladesh tentu saja sudah mengalami banyak perubahan yang membuat mereka tak bisa dipandang sebelah mata.

Baca Juga  Sambut Januari dengan Kemeriahan Kuliner di Le Bleu by K Club, Nusa Dua

Salah satu yang patut diwaspadai dari Bangladesh yaitu kehadiran pelatih Javier Cabrera, yang baru ditunjuk pada Januari 2022.

Meski baru berusia 37 tahun, pria berkewarganegaraan Spanyol itu memiliki pengalaman menangani tim India, Sporting Clube de Goa sebagai asisten pelatih dan direktur teknik pada tahun 2013-2016. Selain itu, dia dikenal piawai menangani pemain muda dan sempat melatih tim U-18 Sporting Clube de Goa dan skuad belia Deportivo Alaves di Spanyol.

Javier Cabrera populer di India sebagai sosok yang membawa metodologi kepelatihan ala Spanyol setelah menduduki posisi sebagai direktur teknik di program Akademi Sepak Bola La Liga untuk “Negeri Bollywood” pada tahun 2018.

Artinya, Javier tidak asing dengan gaya sepak bola Spanyol yang menumpukan permainan pada penguasaan bola dan umpan-umpan pendek. Apalagi dia pernah pula bekerja di akademi sepak bola Barcelona.

Dari latar belakang pelatihnya tersebut, dapat diprediksi bagaimana strategi Bangladesh di lapangan. Namun, sepertinya semua belum berjalan mulus.

Pada dua laga persahabatan FIFA perdana di bawah komando Javier, Bangladesh belum menorehkan kemenangan. Mereka kalah 0-2 dari Maladewa pada 24 Maret 2022. Lima hari kemudian, Bangladesh ditahan imbang tanpa gol oleh Mongolia.

Meski begitu, juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada Indonesia. Sebabnya, dia sudah mewanti-wanti para pemainnya bahwa laga itu menjadi evaluasi sebelum berkompetisi di Kualifikasi Piala Asia 2023.

“Pertandingan itu menjadi kesempatan saya untuk melihat kemampuan pemain menjelang keberangkatan ke Malaysia,” tutur Javier.

Bangladesh akan menjalani laga Grup E Kualifikasi Piala Asia 2022 yang berlangsung di Malaysia pada 8 sampai 14 Juni 2022. Di grup tersebut, mereka bersaing dengan tuan rumah Malaysia, Bahrain dan Turkmenistan.

Motivasi Indonesia

Langkah Bangladesh untuk mengandaskan perlawanan Indonesia dipastikan sangat sulit lantaran skuad “Garuda” dalam motivasi tinggi.

Kembalinya penonton di stadion untuk menyaksikan timnas Indonesia di stadion tentu saja menjadi faktor utama. Bek tengah Fachruddin Aryanto pun mengakuinya.

“Kami senang laga bisa dihadiri penonton. Itu yang kami nantikan. Laga itu juga dapat menaikkan peringkat kami di FIFA. Semoga kami bisa melaksanakan perintah pelatih dan menunjukkan performa terbaik,” kata pesepak bola berusia 33 tahun itu.

Baca Juga  Sinopsis The 5th Wave (2016), Perjuangan Menghadang Lima Gelombang yang Menghancurkan Bumi

Teriakan dan yel-yel dukungan untuk “Garuda” sudah lama tak terdengar menggema di Tanah Air. Para pemain tentu saja tak sabar merasakan atmosfer itu lagi.

Motivasi lain datang dari pencapaian Indonesia di SEA Games 2021 yang tidak sesuai target. Di Pesta Olahraga Asia Tenggara ke-31 itu, Indonesia meraih medali perunggu, padahal mereka ditargetkan emas.

Mengembalikan kembali gairah dukungan dari masyarakat dengan bermain apik dan “membungkus” lawan pun wajib dilakukan.

Secara kasatmata, timnas Indonesia sangat berpotensi mengalahkan Bangladesh. Secara kualitas pemain, “Garuda” lebih unggul. Mereka diperkuat pemain-pemain belia yang berkarier di luar negeri seperti Egy Maulana Vikri, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Saddil Ramdani dan Elkan Baggott.

Selain itu, semua para personel timnas Indonesia dipanggil untuk berhadapan dengan Bangladesh juga memiliki pengalaman bertanding di level internasional.

Bahkan pemain termuda di tim saat ini, Marselino Ferdinan, yang baru berumur 17 tahun, sudah merumput untuk Indonesia di SEA Games 2021, Vietnam. Dia bahkan membuat dua gol di sana.

Barangkali yang sedikit mengganjal Indonesia adalah kabar soal dua calon pemain naturalisasi yaitu Sandy Walsh dan Jordi Amat yang dipastikan tidak bisa tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Sandy Walsh (Belanda) dan Jordi Amat (Spanyol) merupakan pemain luar negeri keturunan Indonesia yang berkas administrasi naturalisasinya ke WNI sedang diproses oleh pemerintah.

Mereka awalnya disiapkan untuk memperkuat timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung 8-14 Juni 2022. Akan tetapi, ternyata naturalisasi mereka tidak kunjung usai.

Di kualifikasi itu, Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Kuwait, Yordania dan Nepal.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengakui bahwa absennya Sandy dan Jordi memengaruhi persiapan skuadnya. Namun, dia menegaskan bahwa performa timnas Indonesia secara keseluruhan tidak bergantung pada individu pemain.

Tanpa Sandy dan Jordi, pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut yakin anak-anak asuhnya akan melakukan yang terbaik demi lolos ke Piala Asia 2023.

“Kami tetap akan melakukan yang terbaik,” ujar Shin. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Bangladesh FIFA Matchday headline Kualifikasi Piala Asia 2023 Timnas Indonesia

Berita Lainnya

Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Maybank memperluas dampak sosial di ASEAN dengan menjangkau 1,49 juta penerima manfaat melalui pembiayaan inklusif dan pemberdayaan komunitas.

Maybank Salurkan Dampak Sosial ke 1,49 Juta Penerima Manfaat di ASEAN Sepanjang 2025

23 Mei 2026
BCA UMKM Fest 2026 hadir di Indonesia Arena bersama Pagelaran Sabang Merauke dengan ribuan UMKM dan dukungan digitalisasi usaha.

BCA UMKM Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Kolaborasi dengan Pagelaran Sabang Merauke di Indonesia Arena

22 Mei 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Turun, tetapi Semangat Adopsi Kripto Tetap Menguat

22 Mei 2026
Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.