Riau (pilar.id) – Dalam upaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru (Nataru) 2024, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) secara resmi menambahkan satu ruas fungsional baru di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Ruas yang dimaksud adalah Jalan Tol Bangkinang Tahap 1 (Bangkinang – Tanjung Alai) dengan panjang 24,7 km. Keputusan ini berdasarkan keputusan regulator dan akan berlaku mulai 24 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024, dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Tjahjo Purnomo, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, menyatakan bahwa penambahan ruas jalan tol ini bertujuan mendukung konektivitas masyarakat antara Provinsi Riau dan Sumatra Barat. Selama masa fungsional, jalan tol ini akan tetap bebas tarif atau gratis. Pengguna jalan tol dihimbau untuk tetap menyiapkan kartu UE dan melakukan tapping kartu saat melintas.
Dengan dibukanya ruas jalan tol ini, masyarakat dapat menghemat waktu tempuh dari Bangkinang ke Tanjung Alai, yang sebelumnya memakan waktu sekitar 40 menit, kini hanya 20 menit. Selain itu, akses menuju berbagai tempat wisata di daerah tersebut, seperti Lereng Green View di Tanjung Alai, akan menjadi lebih mudah.
Pembukaan ruas jalan tol ini didukung oleh pemerintah setempat, yang ditunjukkan melalui kunjungan Gubernur Riau, Edy Nasution, bersama Project Director Hutama Karya Jalan Bangkinang – Pangkalan, Bambang Hendarto, untuk meninjau kesiapan jalan tol yang akan difungsionalkan secara khusus.
“Sebagian jalan masih dalam tahap pembangunan sekitar 4 km dari total panjang 25 km. Kami mengimbau agar pengguna jalan tetap berhati-hati karena masih ada sebagian jalan yang dalam tahap pembangunan,” ungkap Edy.
Hutama Karya mengoperasikan seluruh ruas JTTS selama masa libur Nataru 2023/2024, termasuk 5 ruas yang masih belum bertarif atau gratis, seperti Tol Bangkinang – Tanjung Alai (24,7 Km). Mereka mengingatkan pengguna jalan tol untuk mematuhi tata tertib dan ketentuan yang berlaku, termasuk batas kecepatan maksimum 40 km/jam dan tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat. Hutama Karya juga mengimbau untuk beristirahat jika mengantuk dan melaporkan keluhan atau tindak kejahatan di jalan tol melalui Call Centre masing-masing ruas tol atau melalui media sosial Hutama Karya di @HKTolIndonesia. (riq/hdl)










