Jakarta (pilar.id) – Dua anak usaha PT Telkom Indonesia, yaitu PT Finnet Indonesia (Finnet) dan PT Dayamitra Telkomunikasi, Tbk (Mitratel), telah menjalin sinergi untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui langkah digitalisasi meterai dan tanda tangan elektronik.
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Finnet dan Mitratel untuk penyediaan layanan meterai elektronik (e-Meterai) dan tanda tangan elektronik (e-Sign) pada aplikasi terintegrasi Mitratel telah dilakukan beberapa waktu lalu.
Rakhmad Tunggal Afifuddin, Direktur Utama Finnet, menyampaikan kesiapan Finnet dalam mendukung percepatan digitalisasi e-Meterai dan e-Sign.
“Kami akan terus memberikan layanan terbaik untuk mendigitalisasi proses bisnis di Mitratel. Semoga digitalisasi ini memberikan nilai tambah yang luar biasa, dan kolaborasi ini dapat memberikan profitabilitas yang baik bagi kita semua,” ujar Rakhmad.
Digitalisasi proses bisnis ini menjadi respons terhadap perubahan dan konektivitas yang semakin kuat dalam lingkungan bisnis. Implementasi e-Meterai dan e-Sign melalui aplikasi terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan kecepatan dalam menjalankan proses bisnis perusahaan.
Sebelumnya, Finnet telah ditunjuk oleh Peruri sebagai distributor resmi e-Meterai dan menjalin kemitraan dengan Privy sebagai penyedia tanda tangan digital bersertifikat oleh Kominfo. Kolaborasi dengan Mitratel membawa Finnet lebih dekat untuk menciptakan pengalaman pelanggan terbaik melalui digitalisasi proses bisnis di aplikasi terintegrasi, yang menjadi platform aplikasi tunggal Milik Mitratel.
Direktur Utama Mitratel, Teddy Hartoko, mengungkapkan apresiasinya terhadap Finnet. “Terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi baik yang telah terjalin selama ini. Melalui aplikasi terintegrasi yang lebih digital, diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi kerja sehingga lebih terkoordinasi dan mudah,” ujar Teddy.
Finnet akan terus menyediakan kemudahan bagi pelanggan dan mitra bisnis dalam mempercepat dan mempersingkat proses administrasi, menghemat waktu dan biaya.
Sinergi antara kedua anak usaha Telkom ini diharapkan membawa dampak positif dengan menghadirkan teknologi digital yang mengoptimalkan proses administrasi, meningkatkan keamanan dokumen, dan mendukung perbaikan yang berkelanjutan. (ret/hdl)










