Depok (pilar.id) – Pagi ini, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin bersama Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin melaksanakan hak suara pada Pemilihan Umum 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 033, Taman Arcadia Mediterania, RW 14 RT 2, Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
Keduanya tiba di TPS sekitar pukul 09.15 WIB, didampingi dua putrinya, Natasya Nisaul Alfani dan Najla Hanifa Mulkia Rahma, yang juga turut mencoblos. Setelah menggunakan hak suaranya, Wapres memberikan keterangan pers, menekankan pentingnya pesta demokrasi lima tahunan ini untuk menentukan masa depan bangsa.
Wapres berharap hasil Pemilu ini akan memilih pemimpin yang mampu mengantarkan Indonesia menjadi lebih maju dan sejahtera. Dia juga mengingatkan pemimpin terpilih untuk merangkul semua pihak, terlepas dari dukungan politik yang diterima.
“Pesannya itu supaya dia bisa membawa negara ini dan merangkul semua pihak baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung. Jadi untuk menjadi pemimpin bangsa secara keseluruhan bukan pemimpin kelompok,” ungkap Wapres.
Wapres juga menyampaikan harapannya agar Pemilu berjalan dengan damai dan lancar, serta menghormati asas-asas Pemilu, yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber-Jurdil). Hal ini diharapkan dapat memastikan hasil yang sah secara hukum dan diterima oleh seluruh pihak.
“Supaya ini memang hasilnya bisa diterima oleh semua pihak dan keadaan menjadi damai, tenang, dan tidak ada masalah ke depannya. Sehingga, negara kita akan stabil dan pembangunan kita tidak terganggu, keutuhan bangsa tetap terjaga,” tambahnya.
Wapres juga mengajak masyarakat untuk aktif menggunakan hak pilihnya, menekankan pentingnya partisipasi dalam keberhasilan penyelenggaraan pemilu. “Oleh karena itu, semua masyarakat harus memilih, harus ikut menggunakan hak pilihnya di dalam rangka menentukan pemimpin kita ke depan,” imbuhnya.
Setelah mencoblos, Wapres mengungkapkan niatnya untuk memantau hasil hitung cepat Pemilu di kediamannya, yang berlokasi dekat dengan TPS. Di TPS tersebut, terdapat 190 daftar pemilih tetap (DPT) dan 14 daftar pemilih tambahan (DPTb), dengan Wapres tercatat pada DPT nomor 94 dan Ibu Wury nomor 180.
Sama seperti warga lainnya, Wapres dan Ibu Wury mengikuti proses pencoblosan dengan menyerahkan surat panggilan pencoblosan, mengisi daftar hadir, dan menunggu giliran mencoblos. Setelahnya, keduanya berfoto bersama masyarakat dan para wartawan, sambil menunjukkan jari kelingking yang telah dilumasi tinta sebagai bukti pelaksanaan hak berdemokrasi.
Menyertai Wapres dalam memberikan keterangan pers adalah Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlowi. (mad/hdl)










