Jakarta (pilar.id) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum 2024. Menkominfo memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 001 Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Setelah memberikan suara, Menteri Budi Arie mengajak seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang belum menggunakan hak suara untuk segera mendatangi TPS masing-masing.
“Saya dan keluarga sudah menggunakan hak pilih. Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk segera ke TPS masing-masing untuk menggunakan haknya,” ungkapnya di Kompleks Widya Chandra Senayan Jakarta Selatan, Rabu (14/02/2024).
Menkominfo juga mengajak masyarakat untuk merayakan pesta demokrasi lima tahunan ini dengan sukacita. Pemungutan suara yang bertepatan dengan Hari Kasih Sayang ini, menurutnya, juga dimeriahkan dengan pesta diskon oleh merchant, pusat perbelanjaan, maupun e-commerce bagi pemilih yang telah memberikan suara.
“Masyarakat antusias datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Apalagi hari ini banyak diskon belanja bagi pemilih,” tuturnya.
Menteri Budi Arie berharap hasil Pemilu 2024 dapat menyatukan seluruh masyarakat Indonesia di tengah kedamaian.
“Siapapun presiden terpilih nantinya, merupakan presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. Semoga nanti sore kita sudah melihat hasilnya, dan Pemilu Damai untuk menyatukan bangsa dapat kita wujudkan,” harapnya.
Menkominfo beserta keluarga mendatangi TPS 001 yang berada tidak jauh dari rumah dinas di Jalan Widya Chandra V Nomor 27, Jakarta Selatan. Didampingi sang istri, Zara Murzandina, dan kedua anak mereka, Menteri Budi Arie tiba di TPS 01 dengan berjalan kaki sekitar pukul 09.30 WIB.
Setelah mendaftar, Menteri Budi Arie menunggu giliran untuk masuk ke bilik suara. Selanjutnya, disusul oleh istri dan kedua anaknya. Menkominfo juga menyapa pekerja media dan masyarakat sekitar serta sebagian diundang untuk berfoto. Menteri Budi Arie mendapatkan giliran mencoblos sekitar pukul 09.40 WIB dan setelah itu berpamitan dengan warga untuk kembali menuju rumah dinas. (hdl)










