Ambon (pilar.id) – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah secara resmi menerapkan sistem reservasi tiket online melalui trip.ferizy.com untuk lintasan Galala-Namlea, dengan Pelabuhan Galala dan Pelabuhan Namlea di Ambon menjadi pelabuhan perdana yang menerapkan digitalisasi tiket pada tahun 2024.
Penerapan reservasi tiket online ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut di Indonesia.
Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menjelaskan bahwa digitalisasi tiket ini merupakan wujud kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku dan sebagai bentuk kontribusi dalam memperlancar konektivitas antarwilayah yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Reservasi tiket online di Pelabuhan Galala dan Namlea di Ambon telah berlaku resmi sejak Jumat (23/2/2024). Kami berharap dengan penerapan ini, mobilisasi masyarakat dan distribusi logistik antar wilayah, terutama di kawasan Timur, akan semakin mudah,” ujar Shelvy.
Pembayaran e-tiket dapat dilakukan melalui berbagai metode pembayaran seperti virtual account Bank BRI, Mandiri, BNI, BCA, Permata Bank, Maybank, BSI, Danamon, CIMB Niaga, BTPN, Bank Maspion, BTN, dan Pospay. Selain itu, pembayaran juga dapat dilakukan melalui e-wallet seperti linkAja, shopee pay, blu BCA digital, OVO, dan Dana.
Diharapkan, dengan beragam pilihan metode pembayaran ini, pengguna jasa akan lebih leluasa dalam melakukan pembayaran sesuai dengan preferensi mereka.
Penerapan digitalisasi ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman positif bagi pengguna jasa, seperti kemudahan pembelian tiket di mana saja dan kapan saja. Selain itu, pengguna jasa dapat melakukan reservasi jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, karena pembelian dapat dilakukan sejak H-60 hari keberangkatan.
ASDP akan terus mengakselerasi transformasi digital ini untuk memperkuat peran aktifnya dalam menghubungkan masyarakat dan pasar, serta berperan dalam pengembangan ekonomi melalui layanan logistik. (ret/hdl)










