Jakarta (pilar.id) – Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Jazuli Juwaini, mengharapkan agar Komisi Palestina (Committee on Palestine) di forum Asian Parliamentary Assembly (APA) dapat lebih aktif dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina. Komisi ini baru terbentuk pada sidang Dewan Eksekutif APA di Antalya, Turki, pada November 2023.
Komisi khusus ini bertujuan untuk melakukan upaya diplomasi parlemen guna mendorong perdamaian, menghentikan perang, menyelidiki tindakan kejahatan perang Israel, serta mendukung kemerdekaan Palestina.
“Kami berpendapat bahwa Komisi Palestina harus menjadi komisi terkuat dalam lembaga ini, terutama dalam situasi saat ini. Pernyataannya harus didengarkan dan lebih aktif dibandingkan komisi lainnya dalam situasi ini,” ujar Jazuli Juwaini dalam Standing Committee on Political Affairs di Sidang Pleno APA ke-14 di Baku, Azerbaijan, Jumat (24/2/2023) lalu.
Menurut Jazuli, situasi di Palestina saat ini sangat memprihatinkan dengan pembunuhan dan penghancuran yang terjadi setiap hari. Oleh karena itu, Komisi Palestina perlu memprioritaskan kepentingan Palestina di atas segala hal lainnya.
“Walaupun persoalan ekonomi, budaya, dan lainnya penting, dalam situasi seperti ini, persoalan Palestina harus didahulukan,” tegas politisi Fraksi PKS ini.
Jazuli juga berharap agar Komisi Palestina dapat bekerja lebih aktif secara konkret untuk mendorong kemerdekaan Palestina dengan cepat. “Komisi Palestina bukan hanya komisi yang dibentuk, tetapi harus menjadi komisi yang lebih aktif daripada yang lainnya. Kami mengusulkan agar Komisi Palestina tetap beroperasi sampai Palestina merdeka dari Israel,” tambahnya. (ted)










