Surabaya (pilar.id) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengukuhkan upaya optimalisasi layanan kemanusiaan dengan meresmikan gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) di Jalan Sumatera no 71, Kota Surabaya pada Senin (4/3/2024).
Peresmian melibatkan Pembangunan dan Renovasi Lantai 1 dan 2, yang akan menaungi Kantor Pengurus, Markas PMI, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Relawan, serta Posko Kebencanaan.
Salah satu keunggulan utama gedung baru PMI adalah koneksi langsung dengan Command Center (CC) 112 Surabaya. Hal ini diharapkan dapat mempercepat respons dan gerak relawan PMI dalam memberikan pertolongan pertama kepada penderita atau korban cedera kecelakaan yang membutuhkan bantuan medis dasar.
Eri Cahyadi menyampaikan bahwa saat ini pembangunan dan renovasi sudah mencapai Lantai 1 dan 2. Target keseluruhan proses ini dijadwalkan selesai pada tahun 2024 untuk meningkatkan kualitas pelayanan PMI di sektor kesehatan.
“Alhamdulillah hari ini di-launching Gedung Lantai 1 dan 2. Insyaallah kita akan melanjutkan pekerjaan untuk Lantai 3 dan 4. Semoga tahun ini bisa selesai, sehingga pelayanan PMI semakin maksimal kepada masyarakat Kota Surabaya,” ungkap Wali Kota Eri.
Dengan adanya gedung baru ini, diharapkan pelayanan PMI kepada masyarakat dapat lebih optimal. Selain itu, diharapkan pengembangan organisasi PMI dapat dilakukan dengan lebih cepat dan nyaman, terutama terkait layanan donor darah yang menjadi salah satu fokus utama PMI.
“Pelayanan PMI terkait donor darah akan semakin sempurna dan cepat. Pengurus PMI bisa bekerja lebih nyaman tanpa keberdesakan,” tambahnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turut mendukung proses pembangunan gedung baru PMI ini. Sinergi antara Pemkot dan PMI diharapkan dapat memperkuat layanan kemanusiaan, terutama dalam membantu korban kecelakaan di jalan.
Ketua PMI Kota Surabaya, Ikhsan, menjelaskan bahwa gedung baru PMI di Jalan Sumatera ini difungsikan sebagai pusat operasional, pendidikan relawan, dan posko kebencanaan. Selain itu, gedung ini juga terkoneksi dengan CC 112 Surabaya untuk memantau dan merespons kecelakaan yang memerlukan pertolongan medis dasar.
“Kita bisa memantau dari layar monitor jika ada kecelakaan. Dengan ini, proses penanganan dapat dipermudah dan dipercepat. Harapannya, gedung baru ini dapat segera beroperasi sepenuhnya dengan penyelesaian Lantai 3 dan 4,” tambah Ikhsan. (rio/ted)










