Surabaya (pilar.id) – Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, memastikan kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) selama Bulan Suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 2024 di Jatim. Pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan BBM dan LPG, Adhy menyatakan bahwa stok pasokan untuk kedua jenis energi tersebut aman dan mencukupi.
Rakor tersebut, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kasdam V Brawijaya, Wadirreskrimsus Polda Jatim, Executive General Manager PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Bank Indonesia (BI), Pimpinan PT. Perusahaan Gas Negara Tbk SOR III, Pimpinan Daerah V Hiswana Migas Jatim Balinusa, dan Plh Sekdaprov Jatim, membahas langkah-langkah konkret untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM dan LPG tetap lancar.
Adhy menjelaskan bahwa kondisi stok BBM dan LPG pada 5 Maret 2024 tergolong aman. Untuk LPG, stok mencapai 53.507 Metrik Ton, setara dengan 13 kali lipat konsumsi normal. Sementara itu, untuk BBM Gasoline (bensin) dan Gasoil (diesel), stok masing-masing mencapai 151.238 kl dan 148.029 kl, melebihi konsumsi normal harian.
Terkait infrastruktur yang telah disiapkan, termasuk Armada Mobil Tangki dan Terminal/Depot LPG, Adhy menjelaskan bahwa segala sesuatunya sudah siap untuk memastikan distribusi yang lancar. Pihaknya juga menekankan peran TNI-Polri dalam memantau dan mengawasi potensi gangguan distribusi serta penimbunan BBM dan LPG.
Dalam konteks proyeksi penjualan selama Satgas Ramadhan-Idul Fitri 2024, Amartha telah mengantongi data. Proyeksi menunjukkan peningkatan konsumsi dan penjualan, khususnya untuk Gasoline yang diperkirakan meningkat sebanyak 16% terhadap sales normal Oktober 2023.
Adapun, total Gasoil diprediksi mengalami penurunan sebesar 11% karena adanya pembatasan aturan perjalanan sektor logistik dan aktivitas industri selama libur lebaran.
Adhy mengimbau TNI-Polri untuk melakukan pemantauan dan pengawasan guna mencegah penimbunan yang dapat menganggu stabilitas pasokan BBM dan LPG. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar dapat menjalankan Ibadah Suci Ramadhan dengan khidmat.
Poin penting lainnya adalah memastikan kelancaran mudik dan balik serta ketersediaan pasokan BBM selama perjalanan.
“Semoga apa yang menjadi ikhtiar kita bersama seluruh jajaran Pertamina, TNI-Polri, dan seluruh elemen terkait diberi kelancaran dalam bertugas mengabdi bagi bangsa dan negara,” tutupnya.
Sementara itu, Executive General Manager PT. Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya, menegaskan bahwa Pertamina akan menyediakan layanan ekstra untuk BBM dan LPG selama Satgas Ramadhan – Idul Fitri.
Operasional ini direncanakan pada 28 Maret – 25 April 2024, melibatkan berbagai sarana seperti SPBU Reguler, kios modular, titik layanan kesehatan, dan Mobile Storage baik di Jalur Tol Trans Jawa maupun Non Tol. Inspeksi terhadap kelayakan sarana dan prasarana juga akan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan operasional. (rio/ted)










