Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Menaker Serahkan Ratifikasi ILO 188 ke Dirjen ILO, Tegaskan Komitmen Prabowo Lindungi Awak Kapal Perikanan
  • Pertamina EP Bunyu Gandeng Siswa SMP Tingkatkan Literasi Lingkungan dan Konservasi Mangrove di Pulau Bunyu
  • BCA Mulai Bagikan Dividen Interim 2026, Pemegang Saham Terima Rp20 per Saham pada Termin Pertama
  • Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Rp718 Miliar, Perkuat Ekspansi Global Berbasis Teknologi
  • MODENA Pay Resmi Diluncurkan, Hadirkan Kartu Kredit dan Debit dengan Cicilan 0 Persen hingga Cashback
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru dan Menyusutnya Kelas Menengah di Indonesia

Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru dan Menyusutnya Kelas Menengah di Indonesia

Bisnis Ahmad Zulfikar24 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi gerai mobil bekas (foto: pixabay)
Ilustrasi gerai mobil bekas (foto: pixabay)

Jakarta (pilar.id) – Dalam lima tahun terakhir, Indonesia menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks, tercermin dari dua indikator utama: penurunan penjualan mobil baru dan menyusutnya jumlah kelas menengah.

Kedua fenomena ini bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran nyata dari melemahnya daya beli masyarakat dan meningkatnya ketidakpastian finansial.
Tren Penurunan Penjualan Mobil Baru: Refleksi Daya Beli yang Melemah

Penjualan mobil baru di Indonesia mengalami fluktuasi signifikan dalam lima tahun terakhir. Menurut data Gaikindo, pada 2019, penjualan mobil baru mencapai 1.030.126 unit.

Namun, angka ini turun drastis menjadi 532.407 unit pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Meskipun sempat pulih menjadi 887.200 unit pada 2021 berkat insentif PPnBM, dan melonjak ke 1.048.040 unit pada 2022, penjualan kembali menurun menjadi 1.005.802 unit pada 2023 dan turun lagi ke 856.723 unit pada 2024.

Penurunan ini menunjukkan tren yang cukup signifikan, terutama jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Melemahnya daya beli masyarakat sejalan dengan menyusutnya kelas menengah di Indonesia, yang sebelumnya menjadi tulang punggung industri otomotif.

Menyusutnya Kelas Menengah: Dampak Pandemi dan Ketidakpastian Ekonomi

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kelas menengah di Indonesia mengalami penurunan drastis. Pada 2019, kelas menengah mencapai 57,33 juta orang atau 21,45 persen dari total penduduk.

Namun, pada 2024, jumlah ini turun menjadi 47,85 juta orang atau 17,13 persen dari total penduduk. Penurunan sebanyak 9,48 juta orang dalam lima tahun ini cukup signifikan.

Kelas menengah didefinisikan sebagai kelompok dengan pengeluaran Rp 2,04 juta hingga Rp 9,90 juta per kapita per bulan. Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar, menyatakan bahwa pandemi COVID-19 menjadi penyebab utama penurunan ini. Dampak pandemi pada 2020 masih terasa hingga kini, terutama pada perekonomian.

Dampak pada Konsumsi Domestik dan Industri Otomotif

Berkurangnya jumlah kelas menengah berdampak langsung pada konsumsi domestik, yang merupakan pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ketika daya beli kelas menengah melemah, permintaan terhadap berbagai barang dan jasa, termasuk mobil, juga menurun.

Menurut Gaikindo, harga mobil baru naik rata-rata 7,5 persen per tahun, sementara pertumbuhan pendapatan per kapita hanya sekitar 3 persen per tahun. Akibatnya, banyak konsumen beralih ke mobil bekas yang menawarkan harga lebih terjangkau dan transparansi kondisi kendaraan.

Strategi Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk melindungi keuangan pribadi dan keluarga:

  • Membuat Anggaran yang Ketat: Prioritaskan kebutuhan pokok dan kurangi pengeluaran yang tidak perlu.
  • Menabung dan Berinvestasi: Simpan sebagian pendapatan untuk dana darurat dan pilih instrumen investasi yang stabil.
  • Mengembangkan Sumber Pendapatan Tambahan: Cari peluang bisnis atau pekerjaan sampingan untuk menambah pemasukan.
  • Memanfaatkan Asuransi: Pastikan memiliki perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Pentingnya Asuransi Kendaraan di Tengah Ketidakpastian

Memiliki asuransi kendaraan adalah langkah bijak dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Asuransi tidak hanya melindungi aset berharga seperti kendaraan, tetapi juga memberikan rasa aman finansial.

Heru Panatas, Claim Manager Motor Vehicle Roojai, mengatakan, “Pemilik kendaraan saat ini mencari fleksibilitas, kemudahan proses, dan layanan yang responsif. Fleksibilitas ini menjadi penting agar nasabah merasa aman tanpa terbebani biaya yang tidak perlu.”

Roojai, sebagai salah satu penyedia asuransi berbasis digital, menawarkan solusi inovatif seperti survei via video call dan jaringan bengkel rekanan yang luas di seluruh Indonesia.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti fleksibilitas, kemudahan proses, dan jaringan bengkel yang luas, calon nasabah dapat menemukan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

Penurunan penjualan mobil baru dan menyusutnya kelas menengah di Indonesia mencerminkan tantangan ekonomi yang kompleks. Di tengah ketidakpastian, langkah-langkah seperti pengelolaan keuangan yang bijak dan perlindungan asuransi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas finansial. (usm/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Kelas Menengah Roojai
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
BRI Jazz Gunung Series 2026 digelar di Bromo dan Slamet, menghadirkan kolaborasi musik jazz, wisata alam, budaya, dan UMKM lokal.

BRI Jazz Gunung Series 2026 Hadir di Bromo dan Slamet, Padukan Musik, Wisata Alam, dan Budaya

9 Juni 2026
ION WATER mendukung AirAsia HYROX Jakarta 2026 yang diproyeksikan menarik ribuan peserta internasional dan memperkuat ekosistem fitness nasional.

ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness dan Sport Tourism Indonesia

9 Juni 2026
Rio Ngumoha (sumber foto: instagram @rio_ngumoha)

Tampil Gemilang Bersama Inggris, Rio Ngumoha Tetap Gagal ke Piala Dunia 2026 karena Aturan FIFA

9 Juni 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Berita Lainnya
Menaker Yassierli menyerahkan ratifikasi ILO 188 kepada Dirjen ILO di Jenewa, memperkuat perlindungan awak kapal perikanan Indonesia.

Menaker Serahkan Ratifikasi ILO 188 ke Dirjen ILO, Tegaskan Komitmen Prabowo Lindungi Awak Kapal Perikanan

11 Juni 2026
Pertamina EP Bunyu menggandeng siswa SMP di Pulau Bunyu untuk edukasi lingkungan, pengelolaan sampah 3R, dan konservasi mangrove.

Pertamina EP Bunyu Gandeng Siswa SMP Tingkatkan Literasi Lingkungan dan Konservasi Mangrove di Pulau Bunyu

11 Juni 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Mulai Bagikan Dividen Interim 2026, Pemegang Saham Terima Rp20 per Saham pada Termin Pertama

10 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.