Jakarta (pilar.id) – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,2 persen secara tahunan (year-on-year) pada kuartal pertama 2025 menjadi Rp 2,14 triliun.
Kinerja ini turut didorong oleh peluncuran merek AZKO, peningkatan aktivitas belanja selama Ramadan dan Lebaran, serta kontribusi positif dari pertumbuhan Same Store Sales Growth (SSSG) sebesar 2,2 persen.
Meski laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menurun dari Rp 204,82 miliar pada kuartal pertama 2024 menjadi Rp 141,60 miliar, penurunan ini telah diperkirakan sebelumnya.
Hal ini disebabkan oleh peningkatan biaya operasional, termasuk pergeseran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ke kuartal pertama serta naiknya belanja iklan dan promosi terkait rebranding AZKO.
Namun, secara operasional, perusahaan tetap membukukan pertumbuhan laba usaha sekitar 4 persen. Manajemen AHI tetap optimistis terhadap kinerja sepanjang tahun dan menargetkan pertumbuhan laba bersih yang positif hingga akhir 2025.
Direktur AHI, Gregory S. Widjaja, menyampaikan bahwa respon konsumen terhadap AZKO sangat positif.
“Kami melihat antusiasme tinggi dari pelanggan, terutama saat pembukaan toko baru di berbagai kota. Kami fokus pada relevansi kebutuhan pelanggan, ekspansi jangkauan, serta peningkatan pengalaman belanja yang terintegrasi,” ujarnya.
Sepanjang kuartal pertama 2025, AHI membuka empat toko AZKO di wilayah baru termasuk Abepura, Papua, dan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Perusahaan juga menjalankan program keberlanjutan “AZKO Berbagi Cahaya” dengan mendonasikan lampu LED hemat energi ke Gereja GKI Tanah Papua PNIEL dan Masjid Agung As-Sholihin di Abepura.
AHI mencatat serapan karbon sebesar 1.539 ton CO₂eq dari lebih dari 4.000 pohon yang ditanam menggunakan metode alometrik.
Ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus dikembangkan untuk menghasilkan dampak lingkungan berkelanjutan.
Untuk mendukung ekspansi, AHI mengalokasikan belanja modal (CapEx) sebesar Rp 250–300 miliar pada 2025, dengan realisasi hingga Maret 2025 mencapai Rp 43,55 miliar.
Dana ini akan digunakan untuk pembukaan 25 hingga 30 toko baru dan pengembangan konsep toko yang lebih inspiratif serta berorientasi pada pelanggan.
Perusahaan juga akan memperkuat lini produk dari 52 home brands seperti KRISBOW, KRIS, KLAZ, STORA, dan SOLEIL, serta mengoptimalkan layanan omnichannel melalui aplikasi ruparupa untuk mewujudkan “the future of retail”.
Gregory menutup, “Dengan semangat #DariSiniBisaLebih, kami terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan yang adaptif dan terukur.” (usm/hdl)






