Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pakar UNAIR Soroti Kebutuhan Sistem Parkir yang Adil dan Transparan di Surabaya

Pakar UNAIR Soroti Kebutuhan Sistem Parkir yang Adil dan Transparan di Surabaya

Peristiwa Ahmad Zulfikar18 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dosen ilmu ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Prof Rossanto Dwi Handoyo SE MSi PhD
Dosen ilmu ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Prof Rossanto Dwi Handoyo SE MSi PhD

Surabaya (pilar.id) – Kebijakan Pemerintah Kota Surabaya yang melakukan penyegelan sejumlah minimarket karena melanggar aturan parkir menuai kritik tajam. Walaupun niat untuk menanggulangi parkir liar dan meresahkan masyarakat patut diapresiasi, kebijakan tersebut justru menimbulkan pertanyaan serius mengenai proporsionalitas dan keadilan dalam penegakan aturan.

Pakar ekonomi dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Rossanto Dwi Handoyo, Ph.D, menilai bahwa kebijakan tersebut lebih mencerminkan lemahnya tata kelola parkir di Surabaya daripada masalah penegakan hukum semata.

Tata Kelola Parkir yang Lemah dan Tidak Proporsional

Prof. Rossanto menilai bahwa tindakan penyegelan minimarket yang melanggar aturan parkir tidak adil, karena justru pemilik minimarket yang dihukum, padahal mereka tidak selalu memiliki kendali penuh atas masalah parkir di area mereka.

“Masalahnya ada di parkiran, tetapi yang dihukum justru pemilik minimarket. Ini menjadi tidak proporsional,” tegasnya.

Ilustrasi penggunaan lahan parkir
Ilustrasi penggunaan lahan parkir

Antara Ketegasan dan Ketimpangan Kebijakan

Menurutnya, meski tindakan represif memang bisa memberikan efek jera, kebijakan seperti ini tidak akan menyelesaikan akar masalah tanpa diiringi dengan reformasi sistem perparkiran yang lebih baik.

Prof. Rossanto menyebutkan bahwa pendekatan edukatif yang selama ini diterapkan kurang efektif karena tidak didukung oleh sistem yang kuat.

“Minimarket bukan satu-satunya jenis usaha yang memiliki lahan parkir terbuka. Jika kebijakan hanya diterapkan pada minimarket, maka kesan tebang pilih akan muncul,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa kebijakan seragam yang tidak mempertimbangkan skala usaha akan memberatkan pelaku usaha mikro dan menengah.

Baca Juga  Shanun Rahmani Nyanyikan Ibu Pertiwi, Suasana Haru dan Khidmat Selimuti Peserta Ikrar Jogo Suroboyo

“Memberlakukan kebijakan seragam tanpa mempertimbangkan skala usaha justru dapat memberatkan pelaku usaha mikro dan menengah,” ujar Prof. Rossanto.

Skema Parkir yang Perlu Reformasi

Salah satu kritik utama yang disampaikan Prof. Rossanto adalah bahwa selama ini pemerintah mengumpulkan pajak parkir tanpa sistem yang dapat mengukur jumlah kendaraan yang parkir secara akurat.

“Pemerintah selama ini memungut pajak parkir tanpa sistem yang benar-benar bisa menghitung jumlah kendaraan yang parkir dan nilai transaksinya,” jelasnya.

Sebagai solusi, Prof. Rossanto mengusulkan tiga alternatif untuk memperbaiki sistem parkir di Surabaya:

  • Kerja sama dengan penyedia layanan parkir profesional berbasis teknologi – dengan sistem ini, parkir bisa tetap gratis bagi masyarakat, namun pajak dihitung berdasarkan data yang akurat.
  • Sistem retribusi resmi oleh juru parkir yang ditunjuk pemerintah – dengan tarif yang wajar bagi pengguna parkir.
  • Minimarket membayar retribusi parkir – meskipun ini bisa menambah beban pada usaha, namun bisa menjadi salah satu alternatif solusi.

Namun, Prof. Rossanto menilai skema terakhir kurang ideal karena berpotensi meningkatkan harga barang dan membebani pemilik usaha.

“Dengan pendekatan ini, parkir tetap bisa gratis bagi masyarakat, sementara pihak minimarket hanya perlu bekerja sama dan menyesuaikan sistemnya tanpa terbebani secara sepihak,” ungkapnya.

Keadilan sebagai Arah Kebijakan

Prof. Rossanto menekankan pentingnya arah kebijakan yang jelas dan adil dalam penanganan masalah parkir. Ia berpendapat bahwa jika pemerintah ingin menjamin parkir gratis untuk masyarakat, maka harus ada sistem insentif yang jelas bagi pelaku usaha, serta sistem pelaporan yang transparan.

Baca Juga  Pengamat Lingkungan Imbau Perubahan Iklim harus Disikapi dengan Adaptasi dan Mitigasi

“Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan. Kebijakan publik seharusnya mendukung iklim usaha, bukan memperumitnya,” kata Prof. Rossanto.

Ia juga menekankan bahwa tindakan cepat seperti penyegelan mungkin terlihat responsif, namun solusi yang adil dan efektif hanya bisa tercapai melalui proses kolaboratif yang melibatkan pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah.

Kebijakan parkir yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya saat ini perlu dievaluasi dan disempurnakan agar lebih adil, transparan, dan efektif.

Solusi yang lebih berbasis teknologi dan sistem yang lebih transparan diharapkan bisa menciptakan sistem parkir yang tidak hanya adil, tetapi juga mendukung iklim usaha yang sehat di kota Surabaya.

Alternatif Solusi Sistem Parkir di Surabaya

Alternatif Solusi Keuntungan Kekurangan
Kerja Sama dengan Penyedia Layanan Parkir Profesional Parkir gratis untuk masyarakat- Pajak dihitung berdasarkan data akurat Memerlukan investasi teknologi yang besar- Implementasi bisa memakan waktu
Sistem Retribusi Resmi oleh Juru Parkir yang Ditunjuk Pemerintah Retribusi terstruktur dan adil- Tarif wajar bagi pengguna parkir Bergantung pada kualitas pengawasan dan penegakan aturan
Minimarket Membayar Retribusi Parkir Tidak memberatkan pengguna parkir- Dapat memperbaiki pendapatan pemerintah Menambah beban pada usaha minimarket- Potensi menaikkan harga barang

(usm/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
parkir Surabaya Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Program parkir berlangganan Kota Mojokerto dinilai memudahkan warga, lebih hemat biaya, dan meningkatkan PAD secara transparan.

Parkir Berlangganan Kota Mojokerto Dinilai Efisien, Warga Diuntungkan Bayar Sekali Setahun

3 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Khofifah pimpin Qiyamul Lail di Masjid Al Akbar Surabaya, ajak 35 ribu jemaah doakan perdamaian dunia dan kelancaran ibadah haji.

Qiyamul Lail Malam ke-27 Ramadan, Khofifah Ajak 35 Ribu Jemaah Doakan Perdamaian Dunia

17 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.