Jakarta (pilar.id) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Arab Saudi dalam kunjungan kenegaraan resmi yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral serta membahas penyelenggaraan ibadah haji dan kerja sama strategis lainnya. Keberangkatan dilakukan usai Prabowo menghadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Jakarta, Selasa (1/7) sore.
Presiden Prabowo tiba di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma sekitar pukul 15.15 WIB dengan mengenakan pakaian safari cokelat dan peci hitam. Ia dilepas langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara yang hadir di lokasi.
Turut mendampingi Presiden dalam keberangkatan ini antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Komisi I DPR Budi Djiwandono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Mudi.
Sebelum pesawat kepresidenan lepas landas pada pukul 15.30 WIB, Prabowo sempat menyaksikan latihan marching band yang dilakukan para taruna dan taruni di Lanud Halim, didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Fokus Kunjungan: Haji dan Kerja Sama Strategis
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam mempererat hubungan diplomatik dengan Kerajaan Arab Saudi, khususnya dalam hal penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia yang merupakan salah satu terbesar di dunia.
Selain isu haji, Prabowo juga dijadwalkan membahas peluang kerja sama strategis bilateral, termasuk potensi kerja sama di bidang pertahanan, investasi, hingga pendidikan dan tenaga kerja.
Kunjungan ini menandai langkah awal diplomasi aktif Prabowo Subianto dalam masa awal kepemimpinannya sebagai Presiden RI, dengan menempatkan kerja sama regional dan internasional sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. (hen/hdl)










