Bekasi (pilar.id) – Ratusan alumni SMP Negeri 13 Kota Bekasi menggelar aksi demonstrasi menuntut transparansi penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan guru olahraga berinisial JP, pada Senin (25/8/2025) sore.
Massa yang sempat membubarkan diri kembali merangsek ke area sekolah sekitar pukul 15.00 WIB. Situasi sempat memanas dengan terjadinya aksi dorong-mendorong pagar sekolah, lemparan botol air mineral, hingga bambu bendera dilemparkan ke dalam lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 13 Kota Bekasi, Tetiek Atikah, akhirnya turun langsung untuk berdialog dengan para alumni. Melalui pendekatan persuasif, situasi berangsur kondusif hingga demonstran membubarkan diri sekitar pukul 17.00 WIB.
Diketahui, kasus ini mencuat setelah sejumlah korban berani mengungkap dugaan pencabulan yang dilakukan JP. Salah seorang orang tua korban yang merupakan alumni angkatan 2004/2005 mengaku anaknya menjadi korban.
Seorang alumni yang mewakili korban menyebut pihaknya telah menemui pihak sekolah untuk meminta klarifikasi. Ia menegaskan, para korban siap melaporkan kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi.
Lebih lanjut, alumni menuding aksi JP kerap dilakukan di ruang OSIS, memanfaatkan posisinya sebagai pembina OSIS.
Desakan Lapor ke Polisi
Para alumni mendorong seluruh korban untuk berani membuat pengakuan secara terbuka dan melaporkan kasus ini ke Polres Metro Bekasi Kota.
Meski pihak sekolah menyebut JP sudah dijatuhi sanksi berupa skorsing dan pencabutan jabatan sebagai guru maupun pembina OSIS, alumni tetap menuntut proses hukum yang tegas.
“Meskipun sudah diskors, kasus ini tidak boleh berhenti di internal sekolah. Harus ada kejelasan hukum agar tidak terulang lagi di dunia pendidikan,” ujar salah satu perwakilan alumni.
Kericuhan yang terjadi di depan sekolah membuat pihak SMPN 13 Kota Bekasi memutuskan menghentikan kegiatan belajar lebih awal. Seluruh siswa dipulangkan demi menjaga keamanan dan ketertiban.
Kasus dugaan pelecehan seksual ini kini mendapat sorotan luas dari masyarakat dan alumni yang mendesak agar aparat penegak hukum segera turun tangan. (usm/hdl)
Summary Points
- Ratusan alumni SMPN 13 Bekasi demo tuntut transparansi kasus dugaan pelecehan seksual guru olahraga JP.
- Massa sempat ricuh dengan aksi dorong pagar dan lemparan botol.
- Kepala sekolah melakukan dialog persuasif hingga massa bubar.
- Alumni menuding JP melakukan pelecehan di ruang OSIS dan siap lapor ke KPAD serta Polres Metro Bekasi Kota.
- Meski JP sudah diskors, alumni tetap menuntut proses hukum yang jelas.










