Jakarta (pilar.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat langkah transformasi digitalnya dengan menggandeng Qualcomm dalam pengembangan otomatisasi jaringan berbasis kecerdasan buatan.
Melalui penerapan Qualcomm® Dragonwing™ RAN Automation Suite, Indosat memanfaatkan teknologi AI dari Qualcomm Technologies untuk mengoptimalkan operasi jaringan, meningkatkan efisiensi, serta menekan biaya operasional.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menilai penerapan solusi ini sebagai tahap awal dari upaya modernisasi jaringan Indosat.
Ia menekankan bahwa fitur otomatisasi berbasis AI telah dikembangkan untuk mendorong performa jaringan ke tingkat yang lebih tinggi, sekaligus memperkuat kualitas pengalaman digital pelanggan. Menurutnya, kolaborasi dengan Qualcomm membuka peluang bagi inovasi lanjutan di sektor telekomunikasi.
Dari pihak Qualcomm Technologies, Vice President Product Management, Ofir Zemer, menyatakan bahwa dukungan perusahaan terhadap implementasi Dragonwing RAN Automation Suite di jaringan Indosat sejalan dengan visi transformasi digital yang tengah dijalankan.
Ia menilai teknologi AI/ML dalam solusi tersebut mampu menyederhanakan manajemen jaringan yang kompleks sekaligus meningkatkan efisiensi biaya operasional. Qualcomm pun melihat kerja sama ini sebagai bagian penting dalam memperluas pemanfaatan AI di industri telekomunikasi Indonesia.
Dalam implementasinya, proyek otomatisasi jaringan ini turut melibatkan PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrasi. Perusahaan tersebut berperan dalam memastikan integrasi sistem berjalan optimal melalui pengalaman panjangnya dalam transformasi digital dan manajemen jaringan.
Kolaborasi antara Indosat, Qualcomm Technologies, dan Lintas Teknologi Indonesia menunjukkan langkah strategis menuju pengelolaan jaringan yang lebih cerdas, adaptif, dan berkelanjutan.
Kehadiran Dragonwing RAN Automation Suite dipandang sebagai wujud komitmen Indosat dalam menghadirkan inovasi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, serta mendukung percepatan konektivitas nasional menuju masa depan yang lebih inklusif. (ret)










