Barcelona (pilar.id) – Barcelona menerima kabar buruk menjelang laga terakhir mereka pada tahun 2025. Bek tengah Andreas Christensen dipastikan mengalami cedera serius setelah menderita robekan sebagian ligamen lutut anterior atau anterior cruciate ligament (ACL) dalam sesi latihan.
Christensen sebelumnya tampil menonjol saat Barcelona meraih kemenangan atas Guadalajara pada pertengahan pekan. Namun, pemain asal Denmark tersebut mendadak dicoret dari skuad yang disiapkan menghadapi Villarreal setelah mengalami masalah fisik dalam latihan hari Sabtu.
Melalui laporan medis resmi, Barcelona mengonfirmasi bahwa Christensen mengalami robekan parsial ACL pada lutut kirinya akibat pergerakan yang tidak beruntung saat latihan. Pihak klub memutuskan untuk tidak melakukan tindakan operasi dan memilih pendekatan perawatan konservatif. Masa pemulihan sang pemain akan bergantung pada perkembangan kondisinya selama menjalani terapi.
Media Spanyol MD memperkirakan Christensen akan menepi setidaknya selama empat bulan. Dengan kondisi tersebut, ia menjadi bek tengah kedua Barcelona yang harus menjalani masa pemulihan panjang setelah Ronald Araujo lebih dulu absen karena cedera.
Situasi ini membuat pelatih Barcelona, Hansi Flick, hanya memiliki tiga opsi di jantung pertahanan, yakni Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Eric Garcia. Keterbatasan pilihan tersebut berpotensi memaksa manajemen Blaugrana untuk mempertimbangkan langkah darurat di bursa transfer musim dingin.
Sebelumnya, Barcelona memang telah merencanakan perekrutan bek tengah baru, namun agenda tersebut diproyeksikan berlangsung pada bursa transfer musim panas mendatang. Cedera Christensen kemungkinan besar akan mempercepat rencana tersebut, mengingat Flick dinilai tidak dapat mengandalkan kedalaman skuad yang minim hingga Araujo kembali tersedia.
Cedera ACL ini menambah daftar panjang masalah kebugaran pemain Barcelona dalam beberapa musim terakhir, setelah sebelumnya Gavi dan Marc Bernal juga mengalami cedera serupa pada 2023 dan 2024. (mad/hdl)










