Summary Point
- Raheem Sterling resmi meninggalkan Chelsea berdasarkan kesepakatan bersama setelah 3,5 musim.
- Pemain berusia 31 tahun itu merupakan tanda tangan marquee pertama era Todd Boehly, tetapi kerap tampil inkonsisten.
- Gaji besar dan keinginan Sterling untuk tetap di London sebelumnya menyulitkan proses penjualan.
- Chelsea berterima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesan langkah selanjutnya.
- Sterling kini mencari klub baru untuk mendapatkan menit bermain dan membangkitkan kariernya, dengan beberapa klub London dilaporkan berminat.
London (pilar.id) – Chelsea Football Club secara resmi mengumumkan kepergian Raheem Sterling pada Kamis (30/1). Pemain sayap berusia 31 tahun itu meninggalkan Stamford Bridge berdasarkan kesepakatan bersama, mengakhiri hubungan selama tiga setengah musim.
Sterling bergabung ke Chelsea pada musim panas 2022 dari Manchester City dengan status tanda tangan marquee pertama di era kepemilikan Todd Boehly-Clearlake Capital. Sayangnya, perjalanannya di London Barat sering diwarnai ketidakkonsistenan performa. Ia bahkan sempat dipinjamkan ke Arsenal pada musim sebelumnya.
Menurut sejumlah laporan, Sterling, yang merupakan pemain dengan gaji tertinggi di skuad, telah berada di luar rencana pelatih sejak pertengahan 2024. Chelsea disebut kesulitan menjualnya akibat besaran gaji dan preferensi pemain yang ingin tetap bermain di London. Meski sempat dilatih terpisah dari tim utama dan tak mendapat menit bermain sama sekali musim ini, minat dari sejumlah klub seperti Fulham, Crystal Palace, dan West Ham sempat muncul.
Dalam pernyataan resminya, manajemen Chelsea mengucapkan terima kasih atas kontribusi Sterling dan mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya dalam kariernya.
Kepergian Sterling menandai fase baru bagi kedua belah pihak. Chelsea dapat mengurangi beban gaji besar demi kebijakan transfer baru yang fokus pada pemain muda. Sementara Sterling berpeluang mendapatkan waktu bermain reguler untuk membangkitkan kembali kariernya yang sempat bersinar.
Pemain yang pernah menjadi pilar penting bagi Manchester City dan Timnas Inggris ini dikenal tidak hanya di lapangan. Sterling juga aktif menyuarakan kampanye melawan rasisme dalam sepak bola, yang membuatnya dianugerahi gelar MBE pada 2021.
Dengan kontrak tersisa 18 bulan senilai sekitar £325.000 per minggu yang kini diputuskan, jalan terbuka bagi Sterling untuk menemukan klub yang dapat mengembalikan performa terbaiknya, dengan kemungkinan tidak menutup opsi untuk tetap di ibu kota Inggris. (wid/hdl)










