Jakarta (pilar.id) – Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, kesadaran terhadap kesehatan fisik anak—termasuk kesehatan kulit—menjadi fokus penting dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. Merespons kebutuhan tersebut, merek popok bayi produksi WINGS Care, Baby Happy, memperluas jangkauan edukasi “Gerakan Anti Ruam” dengan menargetkan hingga 50.000 ibu dan bayi di seluruh Indonesia.
Inisiatif edukasi kesehatan ini digelar secara masif di 10 kota besar. Langkah awal kampanye ditandai dengan dibukanya Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta pada Senin (20/7/2026). Selain edukasi mandiri, Baby Happy juga menggandeng tenaga medis profesional yang tersebar di 450 posyandu, 180 puskesmas, serta 20 rumah sakit di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, hingga Sumatra.
Perluasan program yang telah berjalan selama dua tahun terakhir ini berfokus pada pentingnya menjaga kesehatan skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit bayi. Lapisan tersebut berfungsi sebagai pertahanan utama anak dari risiko iritasi, infeksi, hingga kehilangan cairan tubuh.
Pentingnya Menjaga Skin Barrier Bayi dari Risiko Ruam
Secara medis, kulit bayi belum berkembang secara sempurna jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Berdasarkan publikasi ilmiah dalam jurnal Allergy, Asthma & Immunology Research (2025), struktur kulit bayi jauh lebih tipis dan sensitif. Area popok menjadi lokasi yang paling rentan mengalami kerusakan skin barrier karena secara konstan terpapar kelembapan, urine, feses, dan gesekan berulang.
Dokter Spesialis Anak, dr. Damar Prasetya, Sp.A., M.Sc., M.Psi.T., menegaskan bahwa timbulnya iritasi atau ruam popok yang dibiarkan dapat menghambat ruang gerak serta proses tumbuh kembang anak. Kerusakan pada skin barrier berpotensi membuka celah masuknya infeksi bakteri maupun jamur. Oleh sebab itu, pemakaian popok dengan daya serap tinggi dan bertekstur lembut menjadi langkah preventif yang krusial agar kulit bayi tetap kering.
Dukungan terhadap kesehatan kulit ini juga diimbangi dengan pengembangan teknologi produk. Senior Brand Manager Baby Happy, Fransisca Vania Harista, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan pendampingan berkelanjutan bagi para orang tua. Melalui produk Baby Happy Soft & Comfort yang teruji hipoalergenik, inovasi Soft Touch dan daya serap cepat dihadirkan guna meminimalkan risiko kelembapan berlebih pada kulit anak.
Sinergi Lintas Sektor Demi Pengasuhan Anak Optimal
Tidak hanya berfokus pada edukasi medis dan inovasi produk, momentum perayaan Hari Anak Nasional ini juga ditandai dengan penandatanganan Piagam Dukungan Gerakan Anti Ruam bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Kolaborasi lintas sektor ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjamin hak anak untuk tumbuh sehat dan nyaman.
Plt. Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, mengapresiasi kontribusi sektor swasta dalam membangun ekosistem pengasuhan anak yang aman. Upaya ini dinilai sejalan dengan tema Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, yakni “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Menurutnya, peran orang tua yang hadir secara utuh serta dukungan lingkungan sekitar menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Rangkaian Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta turut diramaikan dengan berbagai kegiatan interaktif keluarga. Mulai dari parade stroller, baby fun’athlon, aksi ganti popok serentak, hingga sesi edukasi melalui Laboratorium Anti Ruam yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi para orang tua. (ret/hdl)










