Jakarta (pilar.id) – Fermentasi merupakan proses pengawetan makanan atau minuman secara alami, saat mikroorganisme dan bakteri mengubah kabohdirat seperti pati dan gula menjadi alkohol atau asam. Di beberapa negara, seperti di Indonesia juga kerap mengkonsumsi minuman hasil dari fermentasi.
Di Indonesia, terdapat beberapa minuman yang merupakan hasil dari fermentasi serta manfaat dibalik olahan minuman tersebut, antara lain
1. Air tape ketan
Minuman tersebut, dihasilkan dari fermentasi beras ketan yang dilakukan selama dua hari. Hingga tape ketan menghasilkan cairan. Cairan tersebut kemudian disaring untuk dimanfaatkan. Air tape sering dimanfaatkan sebagai campuran bumbu masakan. Khasiat air tape ketan dapat menurunkan kolesterol, mengobati penyakit anemia, mencegah kanker, melancarkan sistem pencernaan, hingga mengobati penyakit ambeien. Air tape ketan mengandung nutrisi seperti energi, kalori, protein, serat asam folat, vitamin E, zat besi dan lainnya.
2. Air Legen
Air Legen merupakan air yang dihasilkan dari sari buah lontar, kelapa atau pohon aren. Salah satu yang populer adalah air legen dari buah lontar. Sekilas, tampilannya mirip seperti air kelapa pada umumnya. Air legen dari pohon lontar mengandung mineral, vitamin, protein, fosfor, zat besi dan lainnya. Khasiatnya dapat meningkatkan fungsi ginjal, mendehidrasi tubuh, merawat kulit hingga memperbaiki kualitas sperma.
3. Brem Bali
Sesuai namanya, minuman fermentasi dari ketan ini berasal dari Bali. Bahan utamanya ketan hitam dan ketan putih yang difermentasi dengan ragi tape. Keduanya dicampur dan disimpan selama kurang lebih lima hari hingga berubah bentuk menjadi tape
Kemudian, tape diperas untuk menghasilkan sarinya. Air sari kemudian ditambah dengan ragi dan disimpan selama 15 hari.
Jika ingin meningkatkan kadar alkohol bisa disimpan selama 6 hingga 8 bulan. Bali Brem sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Kadar alkohol yang rendah dapat mengurangi risiko serangan jantung, penyumbatan aliran darah akibat peradangan hingga membuat kulit wajah lebih halus.
4. Teh Kombucha
Teh yang masih jarang terdengar di Indonesia ini, didapat dari proses fermentasi, teh, ragi, dan gula dicampurkan kemudian difermentasi selama satu minggu atau lebih. Selama proses fermentasi, teh akan menghasilkan zat asam, bakteri, dan sedikit alkohol. Kombinasi itu yang membuat teh kombucha memiliki rasa asam, serta bearoma seperti cuka.
Teh Kombucha memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat menjaga kesehatan hati, mengontrol kadar gula darah, membuat pencernaan lebih sehat, hingga dapat menurunkan resiko kanker. (jel)










