Surabaya (pilar.id) – Kini, hampir segala kegiatan dapat dilakukan secara virtual dengan teknologi digital yang kian berkembang. Termasuk pada dunia manajemen.
Karena alasan ini pula, Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) dalam empat tahun ke depan akan fokus pada kegiatan dan langkah digitalisasi.
Disampaikan Rizky Supriadi, Ketua AMA Surabaya periode 2022-2026, selama periode kepemimpianannya, ia akan membawa anggota AMA pada perkembangan digitalisasi, yang ia beri nama Transformasi Digitalisasi
“Kita mengajak anggota untuk sharing digital, seperti mengenal apa itu Metaverse, Blokchain, NFT dan sebagainya yang berhubungan dengan manajemen digital melalui webinar sebulan sekali,” ujarnya
Berdasar keterangan Rizky, Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) merupakan sebuah asosiasi yang terbuka untuk umum, dengan anggotanya terdiri dari praktisi manajemen baik professional seperti direktur, manajer maupun bisnis owner, serta dosen dan mahasiswa yang tertarik dengan dunia manajemen.
“Pokok yang tertarik dengan dunia manajemen bisa bergabung. Sistem anggota di AMA perbayar kalau mau lanjut jadi anggota, akan ada perpanjangan anggota dengan membayar iuran,” jabar Rizky pengusaha dibidang Developer ini.

Dalam kegiatannya, Rizky menyebut jika AMA rutin dalam tiap bulannya menggelar acara webinar disaat pandemi ataupun seminar secara tatap muka sebelum pandemi.
“Dulu kita rutin adakan seminar tatap muka, sebulan bisa dua kali, sekarang rutinnya bikin webinar untuk sharing ilmu manajemen apapun, serta pesertanya tidak terbatas dari manapun, tidak seperti saat offline,” rincinya.
Rizky menyampaikan, AMA juga membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin mencari tempat magang. Serta kepada dosen untuk melakukan penelitian di bidang manajemen
“Kita bekerjasama dengan universitas, mahasiswa yang ingin magang di bidang manajemen bisa kita bantu, anggota kita banyak dari perusahaan, praktisi. Jadi bisa kita sharing bisnis manajemen perusahaan dan resikonya,” ucapnya.
Hingga kini, AMA yang sudah berdiri sejak 32 tahun dan berpusat di Jakarta ini, sudah memiliki sekitar 15 cabang di Indonesia, seperti di Batam atau Jogja dan wilayah lainnya.
Kedepan, Rizky berharap anggota AMA dapat bertransformasi ke era digital dan memanfaatkan perkembangan digitalisasi saat ini
“Kita mengajak pelaku bisnis untuk transformasi ke digital, seperti HRD digital. Kita kasih pengetahuan tentang Metaverse, Blokchain, NFT kita terus beralih ke situ,” tutup Rizky. (jel/hdl)




