Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Internasional»Langganan Senjata Buatan Rusia, Konflik Rusia dan Ukraina Akan Pengaruhi Persenjataan di Indonesia

Langganan Senjata Buatan Rusia, Konflik Rusia dan Ukraina Akan Pengaruhi Persenjataan di Indonesia

Internasional Moh. Usman15 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi persenjataan (Foto: Yogendra Singh, pexels)

Jakarta (pilar.id) – Ukraina dan Rusia berkonflik, Indonesia akan tetap kena dampaknya. Kondisi konflik yang terus memanas antara dua negara Eropa Utara, Rusia dan Ukraina secara langsung memang tidak akan melibatkan Indoneisa.

Namun, Indonesia akan tetap terkena dampak tidak langsung dari konflik tersebut. Sebab, hingga saat ini, Indonesia termasuk negara yang sudah langganan senjata buatan Rusia. Hal ini tentu akan membuat kondisi persenjataan di Indonesia menjadi sulit.

Oleh karena itu, para pengamat mendorong Indonesia menyiapkan langkah-langkah antisipasi terutama jika krisis politik Rusia dan Ukraina berubah jadi konflik bersenjata.

Pengamat Pertahanan Binus University, Curie Maharani Savitri menyampaikan Indonesia merupakan salah satu pengguna senjata buatan Rusia. Sehingga, konflik itu dapat mempengaruhi pengadaan senjata sekaligus perawatan dan pemeliharaannya.

“Krisis akan berlangsung lama dan itu mempengaruhi pengadaan, terutama spare part senjata,” kata Curie saat acara diskusi yang disiarkan oleh kanal Youtube Semar Sentinel di Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Pengamat lainnya, yang merupakan salah satu pendiri Jakarta Defence Studies (JDS), Ade Marboen menyampaikan sejumlah senjata buatan Rusia yang dimiliki Indonesia di antaranya mencakup kendaraan tempur, pesawat tempur, artileri, helikopter serbu, dan peluru kendali.

“Yang paling terkenal itu tentu Sukhoi,” kata Marboen saat acara diskusi.

Marboen menilai ketegangan antara Rusia dan Ukraina dapat menghambat pemeliharaan dan perawatan sistem persenjataan Indonesia terutama yang dibuat oleh Rusia.

Baca Juga  Konflik Rusia-Ukraina Meningkat, Anggota DPR Minta Pemerintah Fokus Keselamatan WNI

Oleh karena itu, ia mengusulkan pemerintah menjalin komunikasi dengan negara sesama pengguna senjata Rusia terutama untuk memikirkan langkah-langkah mengantisipasi dampak krisis.

“Harus ada pendekatan ke sana, kita dapat mencoba jalur-jalur diplomatik pertahanan maupun diplomasi negara untuk bisa istilahnya menitip perawatan Sukhoi ke sana (Rusia.),” terang Marboen.

Ia menegaskan hambatan dan tantangan yang mungkin terjadi jika konflik Rusia dan Ukraina memanas itu perlu segera diantisipasi oleh pemerintah.

“Ini artinya harus ada upaya lebih untuk membiayai semua tantangan dan hambatan ini serta kerja sama yang baik dari wakil rakyat di DPR serta komunikasi publik yang baik,” tambah dia.

Hasil analisis Binus University terhadap 12 negara menunjukkan India, Vietnam, dan Bangladesh merupakan pengguna terbanyak senjata Rusia.

Dari 12 negara yang diteliti itu, ada 9 negara meningkatkan ketergantungannya pada Rusia selama periode 2008-2020, dan tiga di antaranya yaitu India, Vietnam, dan Thailand, sebut Curie saat menyampaikan hasil kajian.

Sementara itu, Indonesia jadi satu dari tiga negara yang paling banyak mengurangi ketergantungannya pada Rusia. Di samping Indonesia, ada Bangladesh dan Malaysia.

Curie menyampaikan pada 2008 kendaraan tempur buatan Rusia di Indonesia mencapai 38 persen dari total unit yang ada. Namun, jumlah itu berkurang jadi 20 persen pada 2020.

“Untuk artileri 2008 Indonesia punya 16 persen dari Rusia, sekarang 8 persen. Helikopter serbu yang sebelumnya 100 persen, sekarang turun jadi hanya 36 persen,” sebut Curie. (usm/fat/antara)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Konflik Rusia-Ukraina persenjataan indonesia senjata indonesia senjata rusia

Berita Lainnya

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy membagikan kondisi pascaserangan Rusia di negaranya

Serangan Drone dan Rudal Rusia Tewaskan 4 Warga Sipil, Zelensky Desak Sanksi Baru

13 Juli 2025
Para pembicara dalam Talkshow Tumbuh Makna

Gejolak Ekonomi Global: Laju Pertumbuhan Negara Maju Lambat, Fundamental Indonesia Tetap Kuat

17 Juli 2023
Radityo Dharmaputra

Rudal Rusia Jatuh ke Polandia, Begini Tanggapan Pakar HI Unair

28 November 2022

Sering Menghitung Bareng Prabowo, Mahfud MD Akui Kekuatan Persenjataan Indonesia Sangat Mencemaskan

20 Oktober 2022

Kunci Sukses Start-up Bertahan dari Badai Krisis, Apa Saja?

19 Agustus 2022

Pecinta Mie Instan harus Siap-siap, Harga Per Bungkus Diprediksi Naik 3 Kali Lipat

9 Agustus 2022

Kebutuhan Menyimpan Hasil Panen Tahun Lalu, Ukraina Perlu Mengekspor 50 Juta Ton Biji-bijian

4 Agustus 2022

Krisis Ekonomi Sri Lanka, Akademisi Unair: Kombinasi Berbagai Faktor

16 Juli 2022

Atasi Krisis Global, Ekonom Dorong Kemandirian Ekonomi

6 Juli 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.