Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»Abu Terbang Pengganti Bahan Semen, Inovasi Ramah Lingkungan dari Teknik Sipil UK Petra

Abu Terbang Pengganti Bahan Semen, Inovasi Ramah Lingkungan dari Teknik Sipil UK Petra

Teknologi Jelita Sondang Samosir9 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Antoni, selaku guru besar Teknik Sipil dan kepala Laboratorium Beton dan Konstruksi UK Petra yang dibantu mahasiswanya, dalam quality control cepat atau Rapid Indicator, di Gedung Q, UK Petra Surabaya. (Foto :Istimewa)

Surabaya (pilar.id)– Produksi batu bara di yang dihasilkan oleh Pembangkit Tenaga Listrik Uap (PLTU) di Indonesia terbilang cukup besar dan tersebar di beberapa wilayah. Namun limbah pembakaran dari produksi sering kali menumpuk dan biarkan begitu saja.

Peluang itulah yang dilihat oleh Antoni, selaku guru besar bidang Ilmu Teknik Sipil di Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya ini, untuk memanfaatkan limbah padat yang dikenal sebagai abu terbang atau fly ash sebagai bahan dasar pembuatan bahan bangunan. “Jika dibuang begitu saja, dan dibiarkan menumpuk, abu terbang akan menyebabkan pencemaran lingkungan secara masif dan serius,” ujar Antoni

Lebih rinci, ia menyampaikan hasil temuannya, jika jumlah abu terbang yang di hasilkan Indonesia berjumlah kurang dari 8,7 juta ton per tahun, namun yang berhasil di olah sekitar 10 persen, jika dibandingkan dengan China yang mampu memanfaatkannya, hingga 70 persen.

Dalam pemanfaatannya, Antoni yang gelar profesornya akan di kukuhkan oleh UK Petra di tanggal 11 Maret ini, mengatakan jika sebelumnya abu terbang tergolong limbah B3 atau limbah berbahaya. “Namun sekarang, berdasar PP Nomor 22 tahun 2021, abu terbang tidak lagi dikategorikan sebagai limbah, jadi boleh dimanfaatkan tetapi haru dengan ijin,” jelasnya.

Tak hanya itu, menurut Antoni dalam pemanfaatan abu terbang hasil PLTU perlu memahami kualitas dengan baik, karena tak semua abu terbang memiliki kualitas baik dan seragam.

Baca Juga  Sejarah Baru, Desa Perbatasan Kaltara-Malaysia Bisa Diakses Secara Online

Hal ini disebabkan adanya perbedaan sumber batubara, temperatur pembakaran batubara, dan variabel lainnya. Biasanya beton yang menggunakan abu terbang, akan berwarna agak kecoklatan dan terjadi peningkatan mutu pada umur lanjut. “Maka dari itu abu terbang, perlu melalui berbagai tahap evaluasi terlebih dahulu, jika sudah bisa memanfaatkannya dengan maksimal maka produksi beton di Indonesia bisa dilakukan secara massal,” terang pria yang menyelesaikan Doktornya di Hokkaido University, Jepang ini.

Ia juga menyampaikan, bila pemanfaatan abu terbang dalam pembuatan beton di Indonesia sudah dilakukan, namun kadarnya rendah, antara untuk menggantikan semen sebesar 20-30%. Namun menurut risetnya, kadar penggunaan dapat ditingkatkan, hingga 100 persen.

“Agar kualitas beton tetap bagus, kualitas abu terbang perlu melalui proses quality control. Dalam penelitian, kami mengembangkan metode quality control mutu abu terbang yang dapat dilakukan dengan cepat, yang kami sebut dengan Rapid Indicator,” kata Antoni juga menjabat sebagai kepala Laboratorium Beton dan Konstruksi UK Petra.

Adanya inovasi ini, Antoni berharap semakin banyak yang tertarik dalam penggunaan abu terbang sebagai bahan campuran dari bahan bangunan yang dapat mencegah meningkatnya efek rumah kaca dari pembuatan semen yang menghasilkan karbondioksida.

“Pemanfaatan limbah abu terbang sebagai material pengganti sebagian semen, mampu menghasilkan mutu beton yang baik dan tahan lama serta mempunya nilai ekonomis tinggi, serta lebih ramah lingkungan,” pungkas Antoni. (jel/din)

Baca Juga  Berkaca dari Krisis Pasokan Chip, Sony akan Perbanyak Produksi Konsol Gim PS5

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Tekhnologi

Berita Lainnya

Berkaca dari Krisis Pasokan Chip, Sony akan Perbanyak Produksi Konsol Gim PS5

26 Mei 2022

Terinspirasi dari Tukang Ojek, Warga Cirebon Ciptakan Konverter Air Dijadikan Bahan Bakar Sepeda Motor

20 Mei 2022

Melalui Pembinaan Pengusaha Lokal dan Start-up, Indonesia Dorong Pengembangan Inovasi Teknologi Digital

13 Mei 2022

Pentingnya Edukasi Inklusi Keuangan Bagi Mahasiswa, Waspada Penipuan Fintech

12 Mei 2022

Sejarah Baru, Desa Perbatasan Kaltara-Malaysia Bisa Diakses Secara Online

9 April 2022

Jawab Tantangan Masa Depan, APJII Rangkul Binokular untuk Perkuat Industri Big Data

26 Februari 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.