Jakarta (pilar.id) – Selasa (29/3/2022) bancana angin puting beliung melanda Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Kabupaten Kepauan Seribu.
Bencana alam tersebut setidaknya telah mengakibatkan 61 rumah rusak, 2 kapal tenggelam, 4 orang luka ringan, dan 4 orang nelayan hilang dan sedang dalam proses pencarian. Data tersebut merupakan hasil dari pendataan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Mengetahui kondisi tersebut, BPBD pun segera melakukan koordinasi dengan beberapa dinas dan lembaga untuk berkolaborasi memberikan bantuan pada para korban. Diantaranya Palang Merah Indonesia, Pemkab Kepualauan Seribu, serta Baznaz Baziz Kepulauan Seribu.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam upaya penyaluran bantuan maupun penanganan di lokasi bencana,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto.
Langkah cepat pun dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu yang pada Selasa (29/3/2022) hari ini, menyalurkan bantuan logistik, seperti bahan kebutuhan pangan, pakaian, terpal, peralatan mandi, serta uang tunai, yang digalang dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kepulauan Seribu dan Baznas Bazis Kepulauan Seribu.
“Semoga para korban bencana diberikan kesabaran dan ketabahan menghadapi musibah ini,” kata Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.
Junaedi mengatakan, musibah angin puting beliung di Kelurahan Pulau Kelapa itu sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2012.
Ketua PMI Kepulauan Seribu, Kusnadi Hadipratikno, mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa biskuit 10 dus, terpal lima buah, alat penyemprot (sprayer) 10 unit, masker medis 10 dus, tisu antiseptik 10 dus, kain sarung 55 buah, serta selimut 54 buah.
“Kami juga memberikan uang tunai dari hasil donasi sebesar Rp 7,5 juta kepada korban melalui kelurahan setempat,” ujar Kusnadi, Selasa.
PMI Kepulauan Seribu juga menerjunkan 10 orang relawan untuk membantu warga di lapangan bersama petugas lain, membersihkan puing-puing rumah mereka yang hancur akibat puting beliung.
Sedangkan Baznas Bazis Kepulauan Seribu memberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp 5 juta yang diserahkan kepada Ketua RW 05 Pulau Kelapa disaksikan oleh Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi.
Koordinator Wilayah Baznas Bazis Kepulauan Seribu, Ridwan Malik, menambahkan, Baznas Bazis Kepulauan Seribu juga akan memberikan bantuan kebutuhan mendesak kepada warga yang rumahnya hancur, seperti asbes dan baja ringan, agar masyarakat bisa segera membangun kembali rumah mereka.
“Saat ini masih dilakukan asesmen terkait bantuan yang benar-benar dibutuhkan warga bersama pemerintah setempat. Sesegera mungkin bantuan akan diberikan,” kata Ridwan. (fat/antara)










