Pontianak (pilar.id) – Bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura membuat sistem pengajuan yang lebih cepat, efisien, dan efektif.
Yaitu dengan membuat aplikasi mobile Si Tuan PSU yang dapat diakses melalui smartphone Android. Melalui aplikasi ini, masyarakat tinggal mengisi formulir yang ada dan menginput data-data yang dibutuhkan. Bila ada yang perlu diperbaiki, maka dilakukan juga lewat aplikasi Si Tuan PSU.
Si Tuan PSU sendiri sudah diujicobakan dalam beberapa bulan terakhir di Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Singkawang. Lantaran dirasa sudah cukup sempurna, aplikasi ini pun siap digunakan di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar. Dalam kegiatan peluncuran tersebut, semua kepala Dinas Perkim daerah tingkat II se-Kalbar pun melakukan penandatanganan kerja sama perihal penggunaan Si Tuan PSU.
Dinas Perumahaan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim Kalimantan Barat dalam realisasi penyerapan anggaran hampir seluruhnya dilakukan di bulan Desember 2021. Mengatasi agar hal itu tak terulang, Dinas Perkim melakukan inovasi untuk mempercepat proses permohonan bantuan sarana dan prasarana dari masyarakat.
Kepala Dinas Perkim Kalbar, Hendra Bachtiar menegaskan anggaran di Dinas Perkim adalah bantuan untuk sarana perumahan dan kawasan permukiman dari seluruh Kalbar. Program yang dikerjakan berasal dari pengajuan masyarakat yang berbentuk proposal.
“Kendalanya sering kali proposal yang masuk tidak jelas dan tidak lengkap. Proses revisi yang memakan waktu lama menjadikan perencanaan menjadi molor, sehingga terjadi penumpukan di akhir tahun,” tegasnya saat peluncuran Si Tuan PSU (Sistem Informasi Permohonan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Permukiman), Jumat (27/5/2022).
Selain itu, aplikasi ini juga meminimalisir penggunaan kertas di lingkungan Dinas Perkim.
“Dalam setahun ada banyak sekali proposal yang masuk sehingga menumpuk dan memenuhi ruangan. Namun dengan Si Tuan PSU, data akan tersimpan di server,” cetusnya.
Diterangkan menumpuknya proyek-proyek bantuan tersebut di akhir tahun, tidak efisien dan tidak efektif. Pasalnya, pada bulan Desember musim hujan di wilayah Kalbar cukup ekstrem. Hal tersebut membuat pengerjaan proyek, terutama bangunan fisik bisa berlarut-larut.
Asisten Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Alfian yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik penggunaan aplikasi Si Tuan PSU.
“Harapannya dengan teknologi informasi ini tercipta tata kelola permerintah yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel,” urainya.
Ia menambahkan, perencanaan yang sesuai target akan mempercepat pemyediaan dan pemanfaatan PSU permukiman di Kalbar. “Sehingga hasil-hasil pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (dinaprihatini)










