Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Kesehatan»Epidemiolog Minta Kategori Vaksin Lengkap Itu 3 Dosis, Bukan 2 Dosis, Ini Alasannya

Epidemiolog Minta Kategori Vaksin Lengkap Itu 3 Dosis, Bukan 2 Dosis, Ini Alasannya

Kesehatan Herry Supriyatna14 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(Foto: Markus Spiske, pexels)

Jakarta (pilar.id) – Kemunculan sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia membuat kasus covid-19 kembali meningkat. Di tengah masih lambannya vaksinasi dosis ketiga, Indonesia harus juga meningkatkan kehati-hatianya.

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai, di era varian Omicron dan turunannya semakin menegaskan bahwa definisi vaksin lengkap itu adalah tiga dosis.

Faktanya, kata Dicky, dari negara yang dilanda sub-varian BA.4 dan BA.5, vaksinasi tiga dosis sangat efektif meredam virus tersebut. Menurutnya, saat ini mengejar vaksinasi tiga dosis harus segera dilakukan.

“Saya melihat bahwa arahnya vaksin covid-19 ini tiga dosis. Itulah yang disebut dosis penuh. Arah dan kcenderungannya sana, tetapi tetap saja menunggu data solid yang dikeluarkan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO),” kata Dicky kepada Pilar.id, Selasa (14/6/2022).

Di sisi lain, dia mengkhawatirkan strategi komunikasi resiko yang sering menebar optimisme semu dan kurang membangun. Menurutnya, narasi-narasi yang dibuat pemerintah pada akhirnya hanya membuat masyarakat merasakan keamanan semu. Hal ini harus segera diperbaiki.

Karena, optimisme semu yang digaungkan itu pada akhirnya membuat upaya dosis vaksinasi tiga dosis mengalami perlambatan. Karena masyarakat merasa tidak perlu melakukan vaksinasi dosis ketiga. Masyarakat merasa sudah pandemi covid-19 sudah berakhir.

“Jadi ini yang selalu harus dihindarkan oleh pemerintah dan masyarakat,” kata dia.

Baca Juga  Terjadi 20 Kasus Sub Varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia

Menurutnya, kelompok rentan yang bekuk dibaksin dosis ketiga jumlahnya masih cukup banyak. Belum lagi anak di bawah usia 5 tahun yang belum bisa divaksinasi. Tentu saja mereka berisiko dan bisa mengalami keparahan jika terkena covid-19.

Walaupun secara umum modal Indonesia lebih baik dalam.kemghdapi virus corona dibandingkan 2 tahun terakhir, tetapi tetap saja harus waspada. Jumlah penduduk yang besar dan proporsi masyarakat yang bisa mengalami fatalitas cukup besar, dan ketimpangan cakupan vaksinasi dosis tiga menjadi sejumlah permasalahan yang harus diantisipasi.

Oleh karena itu, Dicky menyarankan agar vaksin dosis ketiga tetap diakselerasi tiga dosis. Selain vaksin dosis ketiga, kampanye tetap memakai masker di tengah pelonggaran-pelonggaran juga harus didorong ke masyarakat.

“Karena titer virus BA.4 dan BA.5 banyak dihidung. Artinya penggunaan masker sangat penting, selain kualitas dari udara atau ventilasi,” tegasnya.

Terkait prediksi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal puncak kasus pada pekan ketiga Juli, Dicky berpandangan, pola peningkatan kasusnya lebih kepada kasus infeksi. Karena kasus infeksi disebabkan oleh sub-varian Omicron yang efektif menginfeksi dan me-reinfeksi.

Dicky menilai, penambahan kasus baru tersebut tidak bergejala karena modal imunitas. Potensi mengalami perburukan dan membebani fasilitas kesehatan dan tingkat kematian sangat kecil.

Namun sekali lagi dia mengingatkan bahwa proporsi dari kelompok rawan masih cukup besar. Hal tersebut bisa membuat atau berpotensi meningkatkan kematian dan kesakitan.

Baca Juga  Terjadi 20 Kasus Sub Varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia

“Tapi tingkat kematian yang ada di daerah harus kita amati. Oleh karena itu, di tengah situasi semua yang sudah menurun, deteksi, sudah terjadi pengulangan pelonggaran, saat ini yang harus kita kejar adalah modal imunitas dan perubahan perilaku,” ujar Dicky. (her/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Kemunculan sub-varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia membuat kasus covid-19 kembali meningkat Varian Covid-19

Berita Lainnya

Terjadi 20 Kasus Sub Varian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia

14 Juni 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.