Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Musik dan Film»Ada Jefri Nichol dan Tiara Andini di ‘My Sassy Girl’ versi Indonesia, Wajib Nonton!

Ada Jefri Nichol dan Tiara Andini di ‘My Sassy Girl’ versi Indonesia, Wajib Nonton!

Musik dan Film Dina Prihatini22 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Jefri Nichol dan Tiara Andini (foto: Tangkapan layar Official Trailer ‘My Sassy Girl’)

Jakarta (pilar.id) – Film yang merupakan pembuatan ulang dari film Korea Selatan tahun 2001 berjudul “My Sassy Girl”, dibintangi oleh Jefri Nichol dan Tiara Andini, sekaligus menjadi debut Tiara dalam bermain film layar lebar.

“My Sassy Girl” adalah film drama remaja komedi romantis yang disutradarai oleh Fajar Bustomi .

Gian (diperankan oleh Jefri Nichol) seharusnya pergi ke rumah sang tante, yang ingin menjodohkan Gian dengan mantan kekasih almarhum anaknya. Namun, sejak berada di stasiun, hingga berada di moda raya terpadu, Gian terjebak dalam situasi yang mengharuskannya untuk mengurus gadis mabuk bernama Sisi (Tiara Andini), dengan membawanya ke hotel.

Terjadi kesalahpahaman antara Gian dan Sisi, tetapi justru hal tersebutlah yang membawa mereka menuju pertemuan demi pertemuan selanjutnya.

Pertemuan itu membentuk sebuah kebersamaan, di mana Gian menemukan dirinya tidak bisa dan tidak mau menjauh dari Sisi, meskipun Sisi sering kali merundungnya.

Sisi yang mempunyai sisi muram sebagai akibat dari masa lalunya, dapat menemukan kebahagiaan setiap kali sedang bersama Gian.

Sayangnya, Sisi selalu merasa bahwa ia tidak pantas berbahagia. Sedangkan Gian selalu berusaha menuruti kemauan Sisi, termasuk seaneh apapun permintaannya, agar bisa membawa Sisi lepas dari kesedihan yang kerap Gian temukan di antara seluruh tingkah Sisi yang konyol.

Sulit rasanya untuk tidak membandingkan film remake dengan versi aslinya yang rilis lebih dari dua dekade silam karya sutradara Kwak Jae-yong, dan dibintangi oleh Cha Tae-hyun dan Jun Ji-hyun.

Indonesia pun bukan satu-satunya negara yang pernah mengadaptasi film ini. Sebelumnya, Amerika, India, China, Nepal, Filipina, bahkan Lithuania juga membuat ulang film Korea tersebut.

Film dari versi Indonesia pun cukup mengingatkan dengan versi aslinya, namun dengan sentuhan lokal yang akrab dengan penonton di Tanah Air. Jika di Korea Selatan kedua tokoh utama bertemu di gonghang cheoldo (kereta bawah tanah), Gian dan Sisi bertemu di KRL.

Baca Juga  Gresik dan Pendar Lentera Kota Lama

Bicara soal tokoh utama, bagaimana upaya kedua aktor muda Indonesia ini merepresentasikan kembali dua karakter ikonis dan dicintai oleh penggemar di Negeri Ginseng?

Jefri Nichol sebagai Gian memberikan penampilan yang berbeda dari peran-peran yang ia pernah mainkan sebelumnya. Gian merupakan laki-laki yang “tidak berdaya” dan “sabar”, terutama ketika berpasangan dengan Sisi yang dominan.

Bagi Tiara Andini, ini merupakan debut akting layar lebarnya. Untuk penampilan perdana, Tiara bisa dibilang bermain dengan apik untuk menampilkan sisi “menyebalkan” dari Sisi.

Kedua aktor muda ini memiliki kemampuan akting yang tidak buruk, apalagi dengan dua watak yang berbeda satu sama lain, yang bisa membuat dinamika hubungan mereka semakin naik-turun. Aksi keduanya pun cukup jenaka, menggemaskan, dan menyenangkan untuk disaksikan.

Hanya saja, rasanya kedua tokoh ini kurang memiliki motivasi yang kuat untuk kemudian membuat penonton memiliki pengertian terhadap pilihan mereka masing-masing.

Terlebih, untuk karakter Sisi yang cukup meledak-ledak dan susah ditebak. Mungkin bagi beberapa orang cukup sulit untuk berempati dengannya dan malah menjadi cukup sukar untuk diikuti. Namun tetap saja, penampilan kedua pemain utama ini patut diapresiasi, dan cocok untuk ditonton oleh penonton remaja dan penggemarnya.

Di sisi lain, “My Sassy Girl” versi Korea merupakan film yang dekat dengan sang sutradara, Fajar Bustomi. Hal itu membuatnya begitu bersemangat dalam menggarap film remake versi Indonesia dengan judul sama tersebut.

Ia menambahkan, kecintaannya akan versi aslinya 21 tahun silam itu membuatnya tertarik untuk menambahkan tafsiran dan unsur kedekatan lebih lanjut kepada penonton.

Baca Juga  Akibat Blokir Paypal dan Steam, Hastag Blokir Kominfo Trending di Twitter

“Ini seperti membuat film versi sudut pandang dan tafsiran saya. Saya ingin buat ‘My Sassy Girl’ yang indonesia banget,” kata dia baru-baru ini.

Sekarang, mari bicara soal visual. Fajar Bustomi bukan nama asing bagi film-film remaja Indonesia. Sebut saja trilogi “Dilan dan Milea” (2018-2020) hingga “Mariposa” (2020). Tentu, ia memiliki formula tersendiri dalam meracik film ber-genre sama, dan itu terlihat di “My Sassy Girl” versinya.

Warna-warna cerah dan keceriaan yang menghiasi layar rasanya memang cocok untuk menceritakan kisah cinta remaja. Sayangnya, hal tersebut tidak bisa menutupi beberapa detail kecil yang terlewat, salah satunya kontinuitas (continuity) adegan.

Memang, ini bukan hal yang besar, namun, cukup mengejutkan bagi penonton yang memberikan atensi penuh pada film.

Namun, dengan karakter-karakter yang kuat, tentu saja, penonton akan kembali fokus pada jalan cerita dan penampilan para aktor di dalamnya.

Selain Jefri Nichol dan Tiara Andini, terdapat pula aksi yang mencuri perhatian dan turut mendulang tawa audiens. Misalnya saja Indy Barends sebagai Ratih (ibu Gian), Surya Saputra sebagai Yudha (ayah Gian), dan Jaja Mihardja sebagai resepsionis hotel.

Meski tidak memiliki porsi yang banyak di cerita maupun film, penampilan mereka agaknya menjadi bumbu tersendiri yang rasanya terus membekas.

Dari sisi audio, film diisi dengan lagu-lagu tema resmi “My Sassy Girl”. Ada “Terbiasa Sendiri” yang dibawakan Petrus Mahendra. Terdapat pula “365” yang dibawakan Tiara Andini dan “Kagum” yang dibawakan Raja Giannuca.

“My Sassy Girl” tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Juni 2022. (din/Antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

film indonesia headline Jefri Nichol dan Tiara Andini My Sassy Girl sutradara Fajar Bustomi

Berita Lainnya

Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Maybank memperluas dampak sosial di ASEAN dengan menjangkau 1,49 juta penerima manfaat melalui pembiayaan inklusif dan pemberdayaan komunitas.

Maybank Salurkan Dampak Sosial ke 1,49 Juta Penerima Manfaat di ASEAN Sepanjang 2025

23 Mei 2026
BCA UMKM Fest 2026 hadir di Indonesia Arena bersama Pagelaran Sabang Merauke dengan ribuan UMKM dan dukungan digitalisasi usaha.

BCA UMKM Fest 2026 Hadir Lebih Meriah, Kolaborasi dengan Pagelaran Sabang Merauke di Indonesia Arena

22 Mei 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Turun, tetapi Semangat Adopsi Kripto Tetap Menguat

22 Mei 2026
Ilustrasi Nvidia (foto: Mariia Shalabaieva, unsplash)

NVIDIA Gandeng Ineffable Intelligence Kembangkan Infrastruktur AI Superlearners Berbasis Reinforcement Learning

15 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.