Madrid (www.pilar.id/) – Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, menjadi pemain terbaru yang melontarkan pujian terhadap pelatih Xabi Alonso. Ia menilai manajer asal Basque itu telah memberikan banyak kontribusi untuk perkembangan permainannya, terutama setelah periode sulit yang sempat ia hadapi musim lalu.
Seperti diketahui, Alonso sempat mendapat kritik keras setelah Real Madrid tumbang 0-4 dari Paris Saint-Germain di semifinal Piala Dunia Antarklub. Namun, reaksi tim setelah kekalahan itu dinilai menunjukkan progres positif, dan sejumlah pemain kini mulai optimistis dengan arahan sang pelatih.
Pujian untuk Alonso
Dalam wawancara dengan Diario AS, Tchouameni mengaku mendapat banyak ide baru dari Alonso yang membuatnya berkembang.
“Musim lalu saya sempat bermain sebagai bek. Itu memberi saya pengalaman dan sudut pandang berbeda. Pelatih Xabi Alonso punya ide-ide baru untuk saya. Ia banyak berkontribusi pada permainan saya,” kata Tchouameni.
Pernyataan ini menambah daftar pemain yang memberi apresiasi pada Alonso. Sebelumnya, Kylian Mbappe dan Dani Carvajal juga menilai tim semakin solid di bawah arahan mantan gelandang legendaris itu.
Warisan Modric dan Kroos
Tchouameni kini memasuki musim keempat bersama Los Blancos. Ia sempat belajar langsung dari Casemiro, lalu Luka Modric dan Toni Kroos sebelum keduanya hengkang.
“Saya punya kualitas, dan terkadang itu terlihat jelas, seperti saat melawan Ukraina. Saya belajar banyak dari Kroos dan Modric soal cara mengontrol permainan dengan umpan,” ungkapnya.
Dengan kepergian dua ikon lini tengah tersebut, Tchouameni kini dituntut mengambil lebih banyak tanggung jawab dalam mengatur tempo permainan Real Madrid.
Peran di Klub dan Timnas
Di bawah Alonso, Real Madrid kerap bermain dengan dua gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1 atau 4-4-2, dengan Tchouameni berperan menjaga keseimbangan serta memburu bola saat transisi.
“Peran saya tergantung sistem. Jika bermain di depan pertahanan, saya harus melindungi lini belakang. Tapi jika dalam double pivot, saya bisa lebih maju ke area lawan. Semuanya bergantung pada kebutuhan tim dan lawan,” jelas Tchouameni.
Performa solidnya bersama Real Madrid dan timnas Prancis membuat Tchouameni kini dipandang sebagai salah satu kunci masa depan lini tengah Los Blancos, sekaligus penerus dari era emas Modric-Kroos.
Ringkasan Berita
- Aurelien Tchouameni memuji Xabi Alonso atas ide-ide baru yang membantunya berkembang.
- Ia belajar banyak dari Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos sebelum keduanya hengkang.
- Kini Tchouameni memikul tanggung jawab lebih besar di lini tengah Real Madrid.
- Perannya fleksibel, bisa sebagai gelandang bertahan tunggal maupun dalam double pivot.
- Optimisme tumbuh di skuad Madrid setelah sempat kalah telak dari PSG di Piala Dunia Antarklub.









