Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Musik dan Film»Rahasia di Balik Sukses Film Ngeri-Ngeri Sedap, Ini Kata Pemerhati Sinema

Rahasia di Balik Sukses Film Ngeri-Ngeri Sedap, Ini Kata Pemerhati Sinema

Musik dan Film Dwita Feby Febriyola8 Juli 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Adegan dalam film 'Ngeri-Ngeri Sedap' (foto: istimewa)

Surabaya (pilar.id) – Industri film Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu. Inovasi dan kreativitas para filmmaker dalam memproduksi sebuah karya senantiasa memunculkan keunikan dan kebaruan sehingga film Indonesia makin melejit.

Baru-baru ini, jagat perfilman tanah air dihebohkan dengan kehadiran film Ngeri-Ngeri Sedap (2022). Bukan tanpa sebab, film garapan Bene Dion itu berhasil dinobatkan menjadi Film Cerita Asli Terlaris dengan jumlah penonton lebih dari 2,6 juta sejak awal penayangan pada 2 Juni 2022.

Merespons hal itu, pakar Kajian Sinema Universitas Airlangga (Unair) IGAK Satrya Wibawa SSos MCA PhD mengatakan bahwa kehadiran film Ngeri-Ngeri Sedap menjadi sebuah tanda yang bagus untuk industri perfilman di Indonesia.

“Menurut saya, ini sebuah hasil yang bagus dan menggembirakan karena pada saat yang bersamaan ada beberapa blok movie yang juga sudah masuk ke Indonesia seperti Jurassic Park, Top Gun, kemudian beberapa film yang lain. Ini buat saya hasil yang menggembirakan dan sebuah tanda-tanda yang bagus buat industri film kita,” ucapnya.

Kemudian, dosen program studi Ilmu Komunikasi UNAIR itu menyampaikan dua faktor yang mempengaruhi keberhasilan film Ngeri-Ngeri Sedap.

Pakar Kajian Sinema Universitas Airlangga (UNAIR) IGAK Satrya Wibawa SSos MCA PhD

Pertama, tema dan the sense of comedy film Ngeri-Ngeri Sedap ringan dan natural. Ia menjelaskan bahwa isu hubungan orang tua dan anak-anak dalam film tersebut adalah tema yang universal dan berkaitan dengan semua orang, walaupun disajikan dengan budaya Batak yang kuat.

Di samping itu, ia menambahkan bahwa faktor keingintahuan masyarakat seringkali menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah film.

“Misalnya begini, munculnya Yowes Ben sebagai film Jawa dengan segala pisuhan-nya. Kita sering kali jadi salah satu endorser untuk menonton film itu. Begitu juga dengan film nuansa Batak. Gimana, sih, orang-orang Batak? Ini sama dengan kita nonton Minions dengan ada embel-embel bahasa Indonesianya,” jelas Igak.

“Ada semacam psychological endorser ketika kita menonton sebuah film dan ada hal-hal yang menurut kita menarik selain keingintahuan kita, tapi juga ada hal-hal yang membuat kita dekat. Walaupun film nuansa Batak itu tidak baru, dalam konteks ini Ngeri-Ngeri Sedap menurut saya menampilkan sebuah tema yang universal dalam budaya Batak yang kental,” tambahnya.

Kedua, faktor yang bisa menjadi perhitungan adalah diaspora Batak di Indonesia yang cukup banyak, seperti halnya diaspora Minang, Madura, dan Jawa.

“Itu juga sebuah faktor keberhasilan yang artinya orang-orang Batak di luar Sumatera, orang-orang Padang di luar Sumatera, orang-orang Jawa di luar Jawa ketika menonton film yang sangat dekat dengan konteks mereka, budaya mereka, root mereka, keinginan untuk apa yang disebut sebagai visual reunion atau nostalgia itu juga menjadi pendorong orang untuk menonton film,” tutur alumnus Curtin University itu.

Walau demikian, ia tidak menyebutkan bahwa penontonnya pasti orang Batak. Akan tetapi, dalam hal ini ada faktor yang akan merujuk ke sana. Sama halnya ketika orang Indonesia menonton film Indonesia di luar negeri. Oleh sebab itu, kedekatan kontekstual dan kedekatan psikologis secara geografis mampu mendorong seseorang untuk menonton sebuah film. (feb/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
Rano Karno meresmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan uji coba Open Dining untuk memperkuat wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua

23 Juli 2026
Pemkot Surabaya memasang portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih untuk menjamin tarif maksimal Rp5.000, transparansi, dan keamanan kendaraan.

Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat

23 Juli 2026
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026 untuk memperkuat pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan ekonomi kreatif Indonesia.

BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia

23 Juli 2026
Pramono Anung mendukung JF3 2026 sebagai penggerak ekonomi kreatif, industri mode, dan transformasi Jakarta menuju kota global.

Pramono Anung Dukung JF3 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Kota Global

23 Juli 2026
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.