Jakarta (pilar.id) – Hujan turun di sejumlah kota besar di Indonesia pada Sabtu siang dan malam, diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pada siang hari, hujan ringan diprakirakan turun di Kota Serang, Bengkulu, Banjarmasin, Palangka Raya, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Manokwari, Palembang, dan Medan.
Hujan lebat pada siang hari berpeluang mengguyur Kota Manado. Warga Manado sebaiknya menyiapkan payung dan mewaspadai kemungkinan terjadi banjir atau bencana alam lain yang sering terjadi saat hujan lebat turun.
Cuaca Kota Tarakan dan Padang pada siang hari diprakirakan cerah.
Kota Banda Aceh, Denpasar, Gorontalo, Jambi, Surabaya, Pontianak, Kupang, Jayapura, Pekanbaru, Mamuju, Makassar, dan Kendari diprakirakan cerah berawan serta Kota Yogyakarta, Jakarta Pusat, Bandung, Semarang, Samarinda, Ambon, Ternate, dan Mataram berawan pada siang hari.
Malam harinya, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di Kota Bengkulu, Pontianak, Bandar Lampung, dan Manokwari.
Kota Banda Aceh, Denpasar, Gorontalo, Jambi, Surabaya, Banjarmasin, Samarinda, Tarakan, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Kupang, Jayapura, Mamuju, Kendari, Manado, dan Padang menurut prakiraan cuaca cerah berawan pada malam hari.
Sementara itu, Kota Serang, Yogyakarta, Jakarta Pusat, Jambi, Semarang, Palangka Raya, Ambon, Ternate, Mataram, Pekanbaru, Makassar, Palembang, dan Medan diprakirakan berawan dan Kota Bandung berkabut. (din/Antara)
Miliki Kuliner dan Budaya Unik dan Pemandangan Indah, Delegasi G20 Puji Labuan Bajo
Jakarta (pilar.id) – Karena memiliki kuliner dan budaya yang unik serta pemandangan alam yang indah, delegasi asal Belanda memuji Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menjadi lokasi Pertemuan Ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau 3rd Meeting Digital Economy Working Group (DEWG) G20.
“Labuan Bajo memiliki atmosfer unik dan mengesankan yang mendukung penyelenggaraan DEWG G20. Sehingga, membuat para delegasi nyaman mengikuti pembahasan agenda hingga akhir pertemuan,” ungkap Delegasi Belanda Bart Van Horck dikutip dari siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat malam (22/7/2022).
Menurut Van Horck, Indonesia bisa memformulasikan berbagai sektor dari mulai kuliner, budaya, hingga pariwisata dalam satu kearifan lokal (local widom) di NTT, khususnya sebagai tempat pelaksanaan pertemuan DEWG ketiga.
Ia pun melihat sendiri bagaimana kearifan lokal sudah ditampilkan sejak kedatangan delegasi. Mulai dari pembukaan, hingga pelaksanaan agenda sidang. Dirinya berharap hingga selesai pertemuan nanti, masih akan disajikan banyak keunikan dan keragaman budaya Indonesia.
“Kegiatan dibuka dengan lagu yang diiringi oleh alat musik Sasando khas dari NTT. Unik sekali. Kami sangat menikmati,” tuturnya.
Menurut Van Horck, sajian kuliner atau makanan khas Indonesia membuat dirinya dan delegasi lain bisa merasakan cita rasa yang berbeda. Hal ini diakuinya menjadi pengalaman yang tidak akan ia lupakan.
“Ada kue gambus, kopi tuk, sampai makanan laut segar dengan olahan bumbu khas NTT, itu perpaduan yang sangat indah, menjadi spesial di DEWG G20,” ucapnya lagi.
Van Horck dan rekannya Inggrid Zondervan juga mengaku ketagihan dengan cita rasa kopi tuk khas Manggarai Barat.
Bart Van Horck pun berjanji akan merekomendasikan Labuan Bajo, kepada seluruh teman sejawatnya di Belanda sebagai tujuan wisata saat liburan.
Pertemuan ketiga DEWG yang digelar pada 20-22 Juli 2022 itu, dihadiri 20 delegasi negara-negara G20. Sebanyak delegasi 17 negara hadir secara fisik di Hotel Meruorah dan 3 delegasi menghadiri secara virtual.
Hadir pula dua negara undangan serta tiga organisasi internasional, yakni International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).
Hadir juga perwakilan kampus perguruan tinggi nasional, yakni Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada. (din/Antara)









