Jakarta (pilar.id) – Belakangan ini, banyak pengendara motor mengeluhkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite semakin boros. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta pemerintah segera mengambil tindakan untuk memeriksa kualitas BBM yang dikeluhkan tersebut agar menjadi jelas.
“Pemerintah harus dapat menjelaskan secara objektif kualitas BBM pertalite saat ini,” kata Mulyanto, di Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Menurut Mulyanto, pemerintah perlu menggandeng tim penilai atau assesor pihak ketiga untuk menjaga objektivitas pemeriksaan kualitas BBM tersebut. Pemeriksaan dan klarifikasi ini penting dilakukan pemerintah agar persoalannya menjadi jelas bagi masyarakat.
“Tugas Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (Kemen ESDM) dan khususnya BPH Migas kan mengawasi penyediaan dan distribusi migas. Tugas ini harus dijalankan dengan baik untuk melindungi masyarakat dan membuat tentram mereka,” kata Mulyanto.
Mulyanto juga mengaku banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait masalah ini. Dalam beberapa kali kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) Tangerang Raya, Mulyanto menerima keluhan warga terkait BBM pertalite yang terasa lebih cepat habis.
Masyarakat yang mengeluhkan kualitas pertalite tersebut, kata Mulyanto, umumnya berprofesi sebagai tukang ojek online. Mereka merasa sejak harga BBM pertalite dinaikkan, menjadi lekas habis karena diduga kualitasnya menurun.
“Padahal sebelumnya, dengan jumlah liter yang sama para pekerja di sektor informal tersebut merasa dapat menempuh perjalanan lebih banyak,” katanya. (ach/hdl)








