Probolinggo (pilar.id) – Sebanyak 300 peserta gowes turut meriahkan event Sepeda Tour de Paspro dalam rangka mempersiapkan pembukaan Jalan Tol Paspro Seksi 4 (Gerbang Tol Probolinggo Timur-Gending). Event ini dimulai dan berakhir di Gerbang Tol Gending pada Sabtu (17/6/2023) pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Direktur Utama PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol Mulya Setiawan, Direktur Teknik PT Trans-Jawa Paspro Heri Supriyadi, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo David P Duarsa, serta perwakilan Forkopimda dan beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Acara Sepeda Tour de Paspro dimulai dengan senam bersama di Gerbang Tol Gending. Setelah senam bersama, ratusan peserta melanjutkan gowes dari Gerbang Tol Gending. Rute yang ditempuh sejauh kurang lebih 16 km. Mereka bergerak dari garis start di Gerbang Tol Gending ke arah utara hingga mencapai persimpangan batas jalur pantura. Kemudian, mereka berputar balik ke arah selatan hingga mencapai km 845 dan finish kembali di Gerbang Tol Gending.
Setelah mencapai garis finish, semua peserta gowes beristirahat sambil menikmati hiburan yang disediakan oleh PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol. Pada kesempatan tersebut, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Direktur Utama PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol Mulya Setiawan dan diserahkan kepada Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arm Heri Budiasto.
Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, menyatakan bahwa masyarakat dapat merasakan manfaat yang diperoleh dengan memanfaatkan tol ini sebelum diresmikan. Ia menjelaskan bahwa jalan tol ini bukan hanya untuk kendaraan tertentu, bahkan sepeda motor pun tidak diperbolehkan.
“Jalan tol ini merupakan salah satu jalur yang akan mempercepat perjalanan dan mendukung perekonomian. Dengan adanya jalan tol ini, banyak investor yang tertarik dan hadir di Kabupaten Probolinggo. Hal ini akan membantu menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” ujar Ugas Irwanto.
Sekda Ugas menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam merasakan keberadaan jalan tol agar tidak terkesan bahwa jalan tol hanya untuk orang tertentu. Dengan mengadakan gowes bersama komunitas masyarakat, rasa memiliki terhadap jalan tol akan tumbuh karena mereka telah merasakan langsung menggunakan jalan tol. “Hal ini akan terbukti melalui berbagai foto selfie. Melalui kerjasama ini, kita bersama-sama dengan masyarakat membangun Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik PT Trans-Jawa Paspro, Heri Supriyadi, menjelaskan bahwa Sepeda Tour de Paspro ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat di Kabupaten dan Kota Probolinggo serta Jawa Timur pada umumnya bahwa jalan tol Paspro akan terhubung dari Surabaya menuju Banyuwangi. Rencananya, Jalan Tol Paspro Seksi 4 akan dioperasikan pada bulan Agustus 2023.
“Kami masih memiliki beberapa tugas yang harus diselesaikan terkait uji layak. Saat ini, kami sedang berproses sekitar 95 persen dari persentase uji layak sebesar 100 persen. Insya Allah, akhir bulan Juni ini akan selesai dan mendapatkan Sertifikat Layak Fungsional yang akan diikuti dengan Sertifikat Layak Operasional. Kami tinggal melengkapi pemasangan rambu-rambu dan menguji keberfungsian rambu-rambu tersebut,” ungkap Heri Supriyadi.
Heri Supriyadi berharap bahwa Tol Pasuruan-Probolinggo dapat memberikan manfaat, terutama bagi mereka yang menggunakan lalu lintas dari Pasuruan menuju Probolinggo dan akan berlanjut hingga Banyuwangi serta Surabaya.
“Kami berharap bahwa lalu lintas harian dari Paspro ini sesuai dengan yang kami rencanakan sehingga kami sebagai pelaku bisnis juga mendapatkan manfaat. Selain itu, kami juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.
Dengan adanya event Sepeda Tour de Paspro ini, diharapkan informasi mengenai pembukaan Jalan Tol Paspro Seksi 4 dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas. Event tersebut juga menjadi ajang sosialisasi pentingnya penggunaan jalan tol dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Probolinggo dan sekitarnya. (ret/hdl)










