Jember (pilar.id) – PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), prosperity platform yang fokus pada layanan keuangan inklusif untuk ekonomi akar rumput melalui teknologi dan prinsip keberlanjutan, mengadakan kegiatan aksi solidaritas sosial UMKM.
Kegiatan ini mencakup Donor Darah dan Literasi Keuangan dan Digital, berkolaborasi dengan Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Jawa Timur. Acara ini berhasil mengumpulkan lebih dari 100 kantong darah dan melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dalam kelas literasi.
Katrina Inandia, Head of Sustainability & Impact Amartha, menjelaskan, kegiatan donor darah ini adalah bagian dari inisiatif Amartha Foundation di bawah pilar Amartha Madani, yang bertujuan untuk menciptakan dampak sosial.
“Melalui kegiatan ini, Amartha mengajukan pentingnya solidaritas untuk membantu sesama, dan kami percaya dampaknya sangat besar bagi masyarakat. Partisipasi UMKM yang didukung oleh Amartha juga menunjukkan dukungan nyata UMKM perempuan terhadap aksi kemanusiaan,” jelas Katrina Inandia.
Aksi Donor Darah yang diinisiasi oleh Amartha mendapat sambutan hangat dari pengurus PMI Kabupaten Jember dan relawan.
Sementara Dr. H. Mohammad Thamrin, SE.,M.M., Ketua PMI Kabupaten Jember, menyatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi inisiatif yang diadakan oleh Amartha sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
“Kegiatan donor darah ini sangat sejalan dengan agenda PMI yang terus berupaya menyediakan stok darah untuk memenuhi kebutuhan. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi pionir dan terus berkelanjutan agar semakin banyak orang yang mau terlibat dalam aksi kemanusiaan ini dan memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan,” terangnya.
Selain kegiatan donor darah, Amartha juga menyelenggarakan kelas literasi keuangan & digital untuk pelaku UMKM di Jember.
Inisiatif ini didasari oleh hasil riset Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tahun 2022, yang menunjukkan bahwa indeks literasi digital Provinsi Jawa Timur termasuk dalam kategori sedang dengan skala 3,58 dari 5.
Oleh karena itu, edukasi khusus diperlukan untuk membantu masyarakat, terutama pelaku UMKM, agar lebih memahami dan memanfaatkan layanan keuangan dan digital yang tersedia saat ini untuk mengembangkan usahanya.
Dalam mendukung peningkatan indeks literasi keuangan dan digital, mitra UMKM Amartha diberikan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha dan pemanfaatan teknologi untuk pengembangan usaha. (ret/hdl)


