Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Finance»3 Perilaku yang Wajib Dihindari Saat Berinvestasi, Bisa Bikin Rugi jika Tak Hati-hati!

3 Perilaku yang Wajib Dihindari Saat Berinvestasi, Bisa Bikin Rugi jika Tak Hati-hati!

Finance Retno Wulandari22 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.
Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.

Jakarta (pilar.id) – Di tengah laju inflasi yang terus meningkat, berinvestasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Tanpa investasi, nilai uang akan terus tergerus seiring waktu. Contohnya, Rp100.000 yang dulu bisa mencukupi kebutuhan hidup selama seminggu di tahun 1990-an, kini hanya cukup untuk beberapa kali makan.

Investasi menjadi sarana penting untuk menjaga daya beli, menumbuhkan kekayaan, dan membangun masa depan finansial yang stabil. Kini, masyarakat memiliki berbagai pilihan instrumen, mulai dari emas, properti, hingga saham, obligasi, reksadana, bahkan kripto. Namun, sukses dalam berinvestasi tak hanya soal memilih instrumen yang tepat, tapi juga memahami dan mengelola perilaku kita sendiri sebagai investor.

Menurut Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), terdapat tiga jenis bias perilaku yang umum dialami investor dan bisa mengarah pada keputusan investasi yang merugikan:

1. Overconfidence: Terlalu Percaya Diri, Lupa Risiko

Bias overconfidence atau kepercayaan diri berlebihan membuat investor merasa mampu memprediksi arah pasar dengan akurat. Hal ini sering menyebabkan mereka mengabaikan risiko, meremehkan data yang bertentangan dengan keyakinan mereka, dan melakukan transaksi terlalu sering.

“Investor yang overconfident cenderung melakukan trading lebih agresif karena yakin bisa untung besar dalam waktu singkat, padahal ini meningkatkan biaya transaksi dan risiko kerugian,” jelas Freddy.

Ia menyarankan agar investor tetap tenang, belajar dari berbagai perspektif terpercaya, dan berpegang pada strategi jangka panjang dengan pengelolaan risiko yang baik.

Baca Juga  Putusan PTUN Kabulkan Gugatan Apindo, Kekalahan Telak bagi Buruh

2. Loss Aversion: Takut Rugi, Lewatkan Kesempatan

Sebaliknya dari overconfidence, perilaku loss aversion atau ketakutan berlebih terhadap kerugian membuat seseorang enggan mengambil risiko, bahkan dalam investasi yang berpotensi menguntungkan. Banyak dari mereka memilih menyimpan uang di tabungan yang nilainya stagnan, ketimbang menghadapi fluktuasi pasar.

“Bias ini sering disebabkan oleh minimnya informasi. Padahal, di era digital seperti sekarang, akses edukasi finansial sangat mudah. Hanya butuh kemauan untuk belajar,” tambah Freddy.

3. Herding Mentality: Ikut Tren Tanpa Analisis

Perilaku ini terjadi ketika investor mengikuti mayoritas tanpa mempertimbangkan profil risiko dan tujuan pribadi. Akibatnya, mereka bisa terjebak dalam market bubble atau tren sesaat yang berujung kerugian besar saat harga turun drastis.

“Setiap investor memiliki profil dan kebutuhan yang unik. Maka, keputusan investasi seharusnya didasarkan pada riset dan pemahaman diri, bukan sekadar mengikuti tren,” ujar Freddy.

Pengetahuan Adalah Investasi Terpenting

Menurut laporan Hootsuite 2024, rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih dari 7 jam sehari di internet dan 3 jam di media sosial. Freddy menekankan bahwa jika hanya 30 menit saja dialokasikan untuk belajar investasi setiap hari, maka siapa pun bisa membangun pengetahuan yang mumpuni demi masa depan yang lebih baik.

“Investasi bukan hanya soal menambah uang, tapi juga menciptakan keamanan finansial untuk diri sendiri dan keluarga,” katanya.

Baca Juga  Tingkat Inflasi 27 Provinsi di Indonesia Lebih Tinggi Dari Level Nasional

Investasi yang Bijak Dimulai dari Diri Sendiri

Investasi adalah alat penting untuk mencapai kesejahteraan jangka panjang. Namun, tanpa pengendalian perilaku, potensi kerugian bisa lebih besar dari yang dibayangkan. Kenali dan kelola bias perilaku seperti overconfidence, loss aversion, dan herding, serta tingkatkan literasi keuangan secara konsisten.

Dengan strategi yang tepat dan pengetahuan yang terus diasah, setiap orang memiliki peluang untuk meraih masa depan finansial yang lebih cerah. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
edukasi finansial inflasi

Berita Lainnya

bank indonesia

Inflasi Indonesia Juni 2026 Terkendali di Level 3,34 Persen, Bank Indonesia Optimistis Sesuai Target

1 Juli 2026
Ilustrasi investasi emas (foto: istimewa)

Harga Emas, Saham Global, dan Pasar Asia Cetak Rekor Baru Jelang Rilis Inflasi AS

13 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pasar murah

Pasar Murah Surabaya, Strategi Jitu Tekan Inflasi dan Dongkrak Ekonomi Warga

16 November 2025
Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Pengendalian Harga Beras di Jawa Timur

Bapanas dan Polda Jatim Kawal Stabilitas Harga Beras, Lokus Pemantauan Dibagi di 16 Daerah

23 Oktober 2025
Sumut mencatat surplus beras dan cabai merah sepanjang 2025, bantu kendalikan inflasi dan stabilkan harga pangan daerah.

Sumut Surplus Beras dan Cabai Merah 2025, Inflasi Daerah Diprediksi Terkendali

9 Oktober 2025
Donald Trump (foto: Markus Spiske, unsplash)

Trump Umumkan Tarif Impor Baru: Obat-obatan Dikenai Tarif 100 Persen, Truk Berat 25 Persen

26 September 2025
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman

Khofifah Dampingi Mentan Gelar GPM di Surabaya: 828 Titik Pasar Murah Stabilkan Harga Pangan Jatim

23 September 2025
Bank Indonesia

BI Catat Inflasi Agustus 2025 Terkendali di 2,31 Persen, Didukung Deflasi Pangan dan Tarif Transportasi

2 September 2025
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo

Bank Indonesia Turunkan BI Rate ke 5,25 persen, Inflasi Terkendali dan Ekonomi Didorong Tumbuh

16 Juli 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.