Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB
  • Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026
  • Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik
  • Meta Luncurkan Small Business Growth Academy, Bekali UMKM Indonesia Keterampilan Praktis AI
  • Sinergi Hulu Migas: Danantara Tinjau Lapangan SPS Pertamina Hulu Mahakam Guna Ketahanan Energi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Internasional»Blogger di China Sulap Ratusan Ribu Kartu SIM Bekas Jadi Emas Bernilai Rp260 Juta, Beneran?

Blogger di China Sulap Ratusan Ribu Kartu SIM Bekas Jadi Emas Bernilai Rp260 Juta, Beneran?

Internasional Retno Wulandari10 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi investasi emas (foto: istimewa)
Ilustrasi investasi emas (foto: istimewa)

Ringkasan Berita

  • Blogger asal Guangdong, China, berhasil mengekstraksi 191,73 gram emas dari kartu SIM bekas.
  • Proses tersebut membutuhkan sekitar 400.000 kartu SIM lama.
  • Nilai emas yang dihasilkan diperkirakan melampaui 120.000 yuan.
  • Kasus ini menyoroti potensi ekonomi dari limbah elektronik global.
  • Daur ulang e-waste dinilai relevan untuk keberlanjutan dan sumber pendapatan baru.

Jakarta (pilar.id) – Seorang blogger asal Provinsi Guangdong, China, menarik perhatian publik setelah berhasil mengekstraksi emas dari limbah elektronik berupa kartu SIM bekas. Dari ribuan kartu yang selama ini dianggap tidak bernilai, ia memperoleh 191,73 gram emas, dengan nilai pasar lebih dari 120.000 yuan, atau setara sekitar Rp260 juta.

Keberhasilan ini membuka mata banyak pihak terhadap potensi tersembunyi dalam komponen elektronik yang kerap berakhir di tempat pembuangan sampah.

Butuh 400 Ribu Kartu SIM untuk Sekepal Emas?

Untuk mendapatkan jumlah emas tersebut, blogger itu harus mengumpulkan sekitar 400.000 kartu SIM lama. Setiap kartu diketahui hanya mengandung sekitar 0,47 miligram emas, yang umumnya digunakan sebagai lapisan konduktor karena sifatnya yang tahan korosi dan sangat efisien dalam menghantarkan listrik.

Skala pengumpulan dan proses pemisahan material menjadi tantangan tersendiri, menunjukkan bahwa ekstraksi logam mulia dari limbah elektronik bukan pekerjaan instan, melainkan membutuhkan ketekunan dan pengetahuan teknis.

Lebih Menguntungkan dari Pekerjaan Konvensional

Dalam sejumlah kontennya, sang blogger membandingkan hasil dari aktivitas daur ulang tersebut dengan pekerjaan formal. Ia menilai bahwa pengolahan barang rongsokan bernilai tinggi mampu memberikan hasil ekonomi yang signifikan dalam waktu relatif singkat, sekaligus membuka peluang usaha alternatif di sektor informal berbasis teknologi.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kisah ini bukan sekadar tentang keuntungan pribadi, melainkan contoh konkret bagaimana limbah elektronik dapat dimanfaatkan secara kreatif dan produktif.

Baca Juga  China Perketat Aturan AI Emosional, Layanan Simulasi Kepribadian Manusia Diawasi Ketat
Isu Limbah Elektronik Global

Kasus ini muncul di tengah meningkatnya volume limbah elektronik (e-waste) secara global, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan siklus pergantian perangkat yang semakin singkat. Banyak komponen elektronik mengandung logam berharga seperti emas, perak, dan palladium, namun masih jarang dimanfaatkan secara optimal.

Pemulihan logam dari e-waste tidak hanya berpotensi menjadi sumber pendapatan baru, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi dampak lingkungan akibat penumpukan sampah teknologi.

Dorongan bagi Daur Ulang Berkelanjutan

Pengalaman blogger asal Guangdong tersebut menjadi contoh nyata bahwa pendekatan inovatif dalam pengelolaan limbah dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus ekologis. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pembangunan berkelanjutan, praktik daur ulang limbah elektronik dinilai semakin relevan, baik bagi individu, pelaku usaha kecil, maupun industri skala besar.

Lebih dari sekadar kisah unik, fenomena ini mengajak masyarakat untuk meninjau ulang cara memandang sampah—bukan hanya sebagai sisa konsumsi, tetapi sebagai sumber daya potensial di era modern.

Ternyata banyak yang Mempertanyakan

Cerita tentang blogger dari China yang mengekstraksi emas dari kartu SIM bekas ini tentu memicu perdebatan. Dari sebuah diskusi kecil di internet, data ini dinilai tidak sepenuhnya akurat. Bahwa ada laporan nyata tentang seorang pria di Provinsi Guangdong, China, yang videonya viral ketika menunjukkan proses ekstraksi emas dari limbah elektronik, termasuk kartu SIM bekas, dengan hasil kurang lebih 191 gram emas, ternyata telah diberitakan di media luar negeri.

Emas memang secara teknis ada dalam komponen elektronik seperti kartu SIM karena digunakan sebagai material konduktor pada sirkuit.

Yang perlu diklarifikasi, kandungan emas dalam satu kartu SIM sebenarnya sangat kecil, sekitar kurang dari 0,001 gram per kartu, jauh lebih sedikit daripada klaim viral yang tersebar.

Baca Juga  26 Warga Beijing Positif Covid-19, 5000 Orang Dimasukkan ke Pusat Karantina

Artinya untuk mendapatkan ratusan gram emas, pria tersebut tidak hanya mengolah kartu SIM saja, melainkan campuran limbah elektronik industri dalam jumlah besar (diperkirakan hampir dua ton limbah).

“Proses ekstraksi menggunakan bahan kimia berbahaya, misalnya aqua regia yang mampu melarutkan emas, yang tidak aman untuk dicoba oleh orang umum tanpa fasilitas dan perlindungan,” tulis salah satu netizen.

Versi yang beredar di media sosial dinilai cenderung berlebihan atau kurang lengkap secara konteks teknis. Misalnya limbah yang mesti diolah, bahaya kimia, dan fakta bahwa tidak hanya SIM-nya saja yang diolah.

Cara Kerja Ekstraksi Emas dari E-Waste

Emas, faktanya memang sering digunakan di perangkat elektronik. Alasannya, konduktivitas listrik sangat baik, tahan korosi, stabil dalam jangka panjang. Tapi emas biasanya ada dalam jumlah sangat kecil di konektor dan pin IC, lapisan sirkuit cetak (PCB), dan chip kartu SIM.

Ekstraksi emas jelas butuh proses yang sangat lama. Apalagi kandungannya berkisar di mikrogram–miligram, bukan gram.

Tahapan umum yang sering dilakukan, pertama adalah level konseptual. Dan ini bersifat non-teknis. Secara industri dan laboratorium, prosesnya meliputi pra-pemrosesan, yakni pemilahan jenis e-waste, penghancuran mekanik atau shredding.

Kemudian pemisahan logam dan non-logam yang meliputi leaching, dimana logam target dilarutkan dari material padat. Di sini kita akan memahami bahwa emas tidak larut secara alami. Dia perlu reagen kimia khusus.

Tahap berikutnya adalah pemurnian. Tahapannya, emas dipisahkan dari larutan, direduksi kembali menjadi logam padat, lalu dimurnikan hingga kadar tinggi (bullion/serbuk).

Sekadar catatan, di level industri, semua tahap ini dilakukan dalam sistem tertutup, dengan kontrol limbah ketat. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
blogger China daur ulang Emas

Berita Lainnya

Binance catat volume perdagangan komoditas US$70 miliar setelah luncurkan futures emas dan perak, cadangan stablecoin tembus US$45 miliar.

Binance Tembus Volume Perdagangan Komoditas US$70 Miliar Usai Luncurkan Futures Emas dan Perak

27 Februari 2026
Ilustrasi emas (foto: Jingming Pan, unsplash)

Harga Emas Batangan Stabil Awal Pekan: Antam, UBS, dan Galeri24 Masih di Level Tinggi

2 Februari 2026
Bank Muamalat mempercepat pembiayaan emas syariah lewat Muamalat DIN. Sepanjang 2025, pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak 33 kali lipat.

Bank Muamalat Percepat Pembiayaan Emas Syariah Lewat Aplikasi Digital, Tumbuh 33 Kali Lipat

30 Januari 2026
Ilustrasi investasi emas (foto: istimewa)

Harga Emas, Saham Global, dan Pasar Asia Cetak Rekor Baru Jelang Rilis Inflasi AS

13 Januari 2026
Ilustrasi interaksi manusia dengan artificial intelligence (foto: cottonbro studio, pexels)

China Perketat Aturan AI Emosional, Layanan Simulasi Kepribadian Manusia Diawasi Ketat

28 Desember 2025
PERHAPI menegaskan pentingnya komitmen nyata pemerintah dalam memberantas tambang ilegal demi tata kelola sumber daya nasional yang berkeadilan.

PERHAPI Dukung Langkah Tegas Pemerintah Berantas Tambang Ilegal, Bukan Sekadar Retorika

29 Oktober 2025
Perdana Menteri RRT Li Qiang bersama Presiden RI Prabowo Subianto

PM Tiongkok Sampaikan Salam Xi Jinping kepada Prabowo, Tegaskan Komitmen Masa Depan Bersama

25 Mei 2025
Ketua DPR RI, Puan Maharani

PM China Li Qiang Akan Kunjungi DPR, Puan Maharani Bakal Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis

25 Mei 2025
Galaxy S25 raih penghargaan ReMA 2025

Galaxy S25 Raih Penghargaan Design for Recycling dari ReMA 2025 atas Inovasi Ramah Lingkungan

8 Mei 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lionel Messi usai laga Argentina lawan Mesir. Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 berkat gol penentu Enzo Fernández

Drama 5 Gol di Atlanta: Comeback Epik Argentina Tekuk Mesir, Segel Tiket Perempat Final Piala Dunia

8 Juli 2026
Christabel Annora

Satu Dekade Berkarya, Christabel Annora Siap Gelar Intimate Showcase Dua Sesi di Kota Batu

7 Juli 2026
Indonesia mencatat sejarah di Gardens by the Bay Singapura lewat Orchid Extravaganza yang menghadirkan lebih dari 30 instalasi seni budaya Nusantara.

Indonesia Torehkan Sejarah di Gardens by the Bay, Orchid Extravaganza Tampilkan 30 Instalasi Seni Nusantara

6 Juli 2026
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

PMI Manufaktur RI Juni 2026 Anjlok ke 46,9, Prof Didik J Rachbini: Industri Nasional Masuk Zona Merah

5 Juli 2026
Kylian Mbappe (sumber foto: facebook @equipedefrance)

Piala Dunia 2026: Prancis Siap Tempur Full Team Lawan Paraguay, Kylian Mbappe Kejar Rekor Gol Lionel Messi

4 Juli 2026
Berita Lainnya
Telkomsel dan SiCepat Ekspres meluncurkan Paket Siap Antar dengan kuota hingga 46GB. Solusi digital untuk dongkrak efisiensi kurir logistik.

Dukung Produktivitas Kurir, Telkomsel dan SiCepat Ekspres Luncurkan Paket Siap Antar hingga 46GB

10 Juli 2026
Empat inovasi AI PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) raih penghargaan di IOC Forum 2026. Sukses pangkas biaya operasional dan dongkrak produksi migas nasional.

Transformasi Digital Blok Rokan: Empat Inovasi Berbasis AI Milik PHR Borong Penghargaan di IOC Forum 2026

9 Juli 2026
Sajama Cut kembali menghadirkan Recollecting No. VII di COMA M Bloc pada 11 Juli 2026 dengan enam musisi independen serta syuting video musik bersama penonton.

Sajama Cut Gelar Recollecting No. VII di M Bloc, Satukan Enam Musisi Lintas Genre dan Syuting Video Musik

9 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.