Jakarta (pilar.id) – Bank BTPN mengumumkan kolaborasi strategisnya dengan Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), perusahaan manajemen investasi terkemuka di Indonesia yang mengelola dana reksa dana senilai Rp 45,8 triliun hingga akhir September 2023.
Kerja sama ini memungkinkan Bank BTPN untuk memperluas layanannya dengan menawarkan 7 reksa dana Manulife kepada para nasabahnya, sebagai bagian dari visi Bank BTPN sebagai bank universal yang menyediakan layanan lengkap dan beragam bagi berbagai segmen nasabah.
“Kami berkomitmen untuk melayani segmen nasabah yang lebih luas dengan produk dan layanan yang komprehensif sesuai dengan kebutuhan keuangan nasabah. Kolaborasi ini adalah salah satu upaya kami untuk mencapai tujuan ini. Kami yakin bahwa kerja sama antara Bank BTPN dan MAMI akan memberikan manfaat besar kepada masyarakat dengan berbagai pilihan investasi yang menarik, terutama bagi nasabah Bank BTPN,” jelas Wakil Direktur Utama Bank BTPN, Darmadi Sutanto, Kamis (2/11/2023).
Sementara Afifa, CEO & Presiden Direktur MAMI, juga mengekspresikan kegembiraannya. Dia mengatakan, pihaknya sangat senang bermitra dengan Bank BTPN.
“Jaringan yang luas milik Bank BTPN memberi kami peluang untuk mengembangkan pasar reksa dana. Kerjasama ini penting bagi kedua institusi dalam menyediakan produk reksa dana berkualitas untuk memenuhi kebutuhan investasi para nasabah Bank BTPN dengan profil risiko yang beragam, mulai dari konservatif hingga agresif. Sebagai langkah awal, kami telah menyiapkan tujuh reksa dana Manulife yang dapat digunakan sebagai solusi diversifikasi investasi, termasuk berbagai kelas aset, mata uang, dan wilayah geografis,” papar Afifa.
Bank BTPN, melalui Head of Wealth Management Business and Network & Distribution-nya, Helena, juga memberikan nasihat kepada para nasabahnya agar memilih produk investasi sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka. “Dengan pilihan investasi yang beragam dari Bank BTPN dan MAMI, nasabah dapat melakukan diversifikasi portofolio mereka dengan tidak hanya terbatas pada pasar saham Indonesia, tetapi juga pasar di Asia Pasifik. Kami juga menawarkan pilihan investasi di pasar obligasi dan pasar uang untuk mengurangi risiko volatilitas.”
Afifa menambahkan, “Kami telah menyiapkan beragam produk reksa dana MAMI yang sesuai dengan beragam profil nasabah Bank BTPN. Ini termasuk reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana saham offshore. Kami percaya bahwa inisiatif ini akan memungkinkan nasabah Bank BTPN untuk memilih produk investasi yang sesuai dengan preferensi mereka.”
Manulife Dana Kas II (MDK II) Kelas A, misalnya, cocok bagi investor yang ingin mempertahankan nilai investasinya dengan likuiditas tinggi. Reksa dana ini menginvestasikan dana pada instrumen pasar uang berkualitas tinggi, memberikan stabilitas kinerja dengan tingkat risiko rendah.
Manulife Pendapatan Bulanan II (MPB II), Manulife Obligasi Negara Indonesia II (MONI II) Kelas A, dan Manulife USD Fixed Income (MANUFIX) Kelas A adalah pilihan untuk investor dengan profil risiko yang berbeda, mulai dari konservatif hingga agresif, dengan instrumen investasi yang sesuai.
Selain itu, Manulife Dana Saham (MDS) dan Manulife Saham Andalan (MSA) memberikan pilihan investasi dalam saham dengan berbagai strategi, dari indeks LQ45 hingga saham dengan prospek fundamental yang kuat. Terakhir, Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (MANSYAF) memungkinkan investasi pada saham-saham terkemuka di wilayah Asia Pasifik.
Kerjasama antara Bank BTPN dan MAMI ini menandai langkah penting dalam menyediakan pilihan investasi yang lebih luas bagi nasabah di Indonesia, yang sejalan dengan visi kedua institusi ini untuk memberikan layanan yang komprehensif kepada masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai produk reksa dana Manulife dapat ditemukan di situs web Manulife, situs web Bank BTPN, dan Aplikasi Jenius. Transaksi pembelian reksa dana Manulife dapat dilakukan melalui Jenius dari Bank BTPN dan cabang BTPN Sinaya. (ret/ted)




