Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar
  • Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes
  • Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP
  • Anatomi Sovereign Default: Lima Indikator Utama dan Dampak Runtuhnya Trias Politika pada Kebangkrutan Negara
  • Perkuat Budaya Layanan, BNI Adopsi Program CX100 Danantara demi Pengalaman Nasabah Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»Bukan Sekadar Saldo: Ini Bedanya Token Listrik Prabayar dengan Pulsa dan Cara Kerjanya

Bukan Sekadar Saldo: Ini Bedanya Token Listrik Prabayar dengan Pulsa dan Cara Kerjanya

Bisnis Retno Wulandari27 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pahami beda token listrik dan pulsa, cara hitung kWh dari nominal beli, serta komponen potongan seperti PPJ. Kendalikan pemakaian listrik Anda.
Pahami beda token listrik dan pulsa, cara hitung kWh dari nominal beli, serta komponen potongan seperti PPJ. Kendalikan pemakaian listrik Anda.

Summary Point

  • Token listrik adalah pembelian energi (kWh), bukan saldo seperti pulsa. Jumlah kWh di meteran akan berkurang langsung sesuai total pemakaian semua alat listrik di rumah.
  • Ada perbedaan nominal pembelian dan nilai konversi ke kWh karena adanya potongan wajib, yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dan biaya administrasi.
  • Sebagai contoh, pembelian token Rp100.000 untuk daya 1.300 VA menghasilkan sekitar 63-65 kWh setelah dipotong PPJ dan biaya admin.
  • Sistem prabayar memberi kendali penuh kepada pelanggan untuk memantau dan mengelola konsumsi listrik harian secara transparan.

Jakarta (pilar.id) – Banyak orang mengira token listrik prabayar serupa dengan pulsa telepon seluler. Nyatanya, keduanya memiliki mekanisme fundamental yang berbeda. Pemahaman yang keliru ini seringkali membuat pelanggan bingung saat nominal token yang dibeli tidak sepenuhnya menjadi energi listrik di meteran.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menjelaskan inti perbedaannya. Pulsa seluler berperan sebagai saldo untuk membeli layanan, sementara token listrik merupakan pembelian langsung terhadap alokasi energi dalam satuan kilowatt hour (kWh).

“Token listrik prabayar adalah pembelian energi, bukan sekadar nominal rupiah. Sederhananya, itu adalah alokasi pemakaian listrik yang akan terus berkurang saat listrik digunakan,” jelas Gregorius.

Mekanisme Pengurangan Berdasarkan Pemakaian

Dalam sistem prabayar, pelanggan membeli sejumlah kWh di awal. Setiap kali peralatan listrik di rumah dinyalakan, meteran akan secara otomatis mengurangi sisa kWh sesuai dengan total konsumsi seluruh rumah. Pengurangan ini bersifat kumulatif dan tidak dapat dialokasikan hanya untuk satu alat tertentu.

Baca Juga  Wali Kota Hendi Minta PLN Semarang Masukkan Kabel ke Bawah Tanah

Gregorius menegaskan, seluruh peralatan rumah tangga menggunakan sumber yang sama. Oleh karena itu, pengurangan kWh dihitung dari total energi yang digunakan secara keseluruhan, memberikan transparansi dan kendali langsung kepada pelanggan atas konsumsi harian.

Potongan yang Mempengaruhi Jumlah kWh

Selain memahami mekanisme pengurangan, penting untuk mengetahui komponen potongan yang berlaku setiap pembelian token. Potongan ini menyebabkan nominal uang yang dibayar tidak sepenuhnya dikonversi menjadi kWh.

Potongan utama terdiri dari:

  • Pajak Penerangan Jalan (PPJ): Besaran ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
  • Biaya Administrasi: Bervariasi tergantung kanal pembelian (e-commerce, ATM, agen, dll).
  • Bea Materai: Dikenakan untuk transaksi dengan nominal di atas Rp5.000.000.

Ilustrasi Konversi Rupiah ke kWh

Sebagai contoh konkret, pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA yang membeli token seharga Rp100.000 tidak akan mendapatkan kWh senilai penuh nominal tersebut.
Setelah dikurangi PPJ dan biaya admin, nilai yang dikonversi menjadi listrik berkisar antara Rp90.000 hingga Rp94.000.

Dengan tarif dasar listrik untuk golongan 1.300 VA sebesar Rp1.444,70 per kWh, maka uang senilai Rp90.000-Rp94.000 tersebut akan menghasilkan sekitar 63 hingga 65 kWh. Jumlah kWh inilah yang akan tertera di meteran dan berkurang secara real-time sesuai pemakaian.

Dengan pemahaman yang tepat bahwa token adalah pembelian energi, pelanggan dapat lebih cermat dalam merencanakan dan mengontrol pengeluaran untuk listrik, sekaligus menggunakan energi secara lebih efisien. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
PLN

Berita Lainnya

Bank Mandiri dukung transisi energi dengan beli 5.000 unit karbon dari PLN NP dan kunjungi PLTGU Muara Tawar untuk perkuat keandalan listrik.

Bank Mandiri Perkuat Komitmen Transisi Energi, Dukung PLN NP dan Serap 5.000 Unit Karbon

17 April 2026
PLN suplai listrik 250 MVA ke IKPP Karawang, tingkatkan produksi industri kertas dan buka ribuan lapangan kerja baru.

PLN Pasok Listrik 250 MVA ke IKPP Karawang, Dorong Industri Kertas dan Serap 2.500 Tenaga Kerja

14 April 2026

Tarif Listrik April–Juni 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Ekonomi

1 April 2026
Transaksi SPKLU PLN tembus 18.088 kali saat H+2 Lebaran 2026, naik 4 kali lipat.

Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor 18 Ribu Kali Saat H+2 Lebaran, Sinyal Kuat Lonjakan Pengguna Mobil Listrik

31 Maret 2026
Penjualan Renewable Energy Certificate PLN mencapai 6,43 TWh sepanjang 2025, tumbuh 19,65% seiring meningkatnya komitmen industri pada energi hijau.

Penjualan REC PLN Tembus 6,43 TWh, Industri Kian Agresif Beralih ke Energi Hijau

23 Januari 2026
Awak PLN sedang melakukan penggantian kWh meter ke smart meter

Pasang Listrik di Bangunan Baru via PLN Mobile, Simak Tahapannya

21 Januari 2026
CIMB Niaga salurkan pembiayaan syariah Rp3,3 triliun untuk proyek PLTGU Batam 120 MW bersama PLN Batam melalui akad IMBT berbasis keberlanjutan.

CIMB Niaga Dukung Energi Bersih di Batam Lewat Pembiayaan Syariah Berkelanjutan Rp3,3 Triliun

8 November 2025
PLN tambah daya listrik PT Lautan Baja Indonesia menjadi 80 MVA, dorong efisiensi produksi dan dukung pertumbuhan industri nasional di Banten.

PLN Tambah Daya Listrik PT Lautan Baja Indonesia Jadi 80 MVA, Dorong Efisiensi dan Produksi Industri

18 Oktober 2025
PLN resmi membuka Rekrutmen Umum 2025 bagi lulusan D3, S1/D4, hingga S2. Pendaftaran online via rekrutmen.pln.co.id, gratis dan transparan.

PLN Buka Rekrutmen Umum 2025, Peluang Karier bagi Lulusan D3 hingga S2

30 September 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Berita Lainnya
POP MART melebarkan sayap ke Indonesia Timur dengan membuka gerai baru di TSM Makassar, lengkap dengan instalasi balon CRYBABY raksasa di Pantai Losari.

Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar

2 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.