Karawang (pilar.id) – PT PLN (Persero) kembali mempertegas perannya sebagai tulang punggung sektor energi nasional dengan menyuplai listrik berkapasitas 250 Megavolt Ampere (MVA) kepada PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) di Karawang, Jawa Barat. Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung ekspansi industri pulp dan kertas nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
Pasokan listrik berkapasitas besar tersebut ditopang oleh infrastruktur jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) sepanjang 8,4 kilometer yang sebelumnya telah dioperasikan oleh PLN melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah. Konektivitas ini memastikan suplai energi yang stabil dan berkelanjutan bagi kawasan industri di Karawang.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menilai penyambungan listrik ini menjadi bukti kesiapan PLN dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri. Ia menekankan bahwa ketersediaan listrik yang andal akan membantu meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat daya saing industri nasional.
Hal senada disampaikan Komisaris PLN, Jisman P. Hutajulu, yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara penyedia energi dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kebutuhan listrik dari sektor industri harus diimbangi dengan penguatan infrastruktur dan layanan kelistrikan.
Dari sisi operasional wilayah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, memastikan sistem kelistrikan di Jawa Barat dalam kondisi siap untuk melayani kebutuhan daya besar. Kesiapan ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam mendukung perkembangan industri di kawasan tersebut secara berkelanjutan.
Sementara itu, pihak industri menyambut positif langkah ini. Mill Head IKPP Karawang, Hendri Gunawan, menilai penyambungan listrik tersebut sebagai tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi strategis antara perusahaan dan PLN. Dukungan pasokan listrik dinilai akan meningkatkan kapasitas produksi, khususnya untuk produk industrial brown dan industrial white.
Secara ekonomi, tambahan pasokan listrik ini diperkirakan tidak hanya meningkatkan output industri, tetapi juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja hingga sekitar 2.500 orang, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini memperkuat kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Ke depan, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang cepat, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar dalam mendukung investasi, memperkuat sektor industri, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. (ret/hdl)










