London (pilar.id) – Burnley kembali melanjutkan persaingan di Liga Inggris dengan menjamu Chelsea di Turf Moor pada Sabtu malam. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan Scott Parker untuk bangkit setelah kekalahan menyakitkan dari West Ham United sebelum jeda internasional.
Kekalahan 2-3 dari West Ham tersebut terasa krusial karena kemenangan di laga itu seharusnya membawa Burnley menjauh enam poin dari zona degradasi.
Namun hasil sebaliknya membuat mereka hanya unggul selisih gol dari tim posisi ke-18. Parker menilai timnya tampil baik pada laga tersebut, tetapi menganggap kehilangan fokus pada momen penting menjadi penyebab utama hasil negatif itu.
Kinerja Burnley sepanjang musim justru lebih stabil ketika tampil di kandang. Dari 10 poin yang dikumpulkan sejauh ini, tujuh di antaranya lahir di Turf Moor. Sejak awal musim lalu, mereka hanya dua kali tumbang di markas sendiri, masing-masing dari Liverpool dan Arsenal.
Di antara seluruh klub dari empat kasta sepak bola Inggris, hanya Birmingham City yang memiliki jumlah kekalahan kandang lebih sedikit dalam periode yang sama.
Performa penyerang asal Belanda, Zian Flemming, juga menjadi faktor yang memberi harapan. Meski sebagian besar golnya tercipta di laga tandang, ia berpeluang mencatatkan sejarah sebagai pemain kedua yang mampu mencetak empat gol atau lebih dalam lima penampilan awal Premier League bersama Burnley, mengikuti jejak Maxwel Cornet.
Chelsea Unggul Rekor dan Percaya Diri di Turf Moor
Di sisi lain, Chelsea datang dengan catatan impresif. Klub asal London Barat tersebut tengah menikmati tren positif setiap tampil pada laga yang digelar Sabtu pukul 12.30 waktu setempat, dengan tujuh kemenangan beruntun pada slot jadwal tersebut. Hanya Manchester United, Chelsea pada era berbeda, dan Manchester City yang pernah membukukan rekor lebih panjang.
Chelsea juga memiliki rekor mengesankan saat bertandang ke Turf Moor. Mereka belum pernah kalah pada sembilan pertandingan Premier League di markas Burnley, dengan delapan kemenangan dan satu hasil imbang.
Secara keseluruhan, The Blues hanya sekali menelan kekalahan dalam 18 pertemuan liga melawan Burnley, yakni pada laga di Stamford Bridge pada Agustus 2017.
Pertandingan ini juga berpotensi menjadi momen spesial bagi Alejandro Garnacho. Winger asal Argentina itu akan mencatatkan penampilan ke-100 di Premier League dan berpeluang menjadi pemain termuda dari Amerika Selatan yang mencapai jumlah tersebut, melewati rekor milik Gabriel Martinelli. Garnacho tampil impresif sebelum jeda internasional setelah mencatatkan dua assist dalam kemenangan 3-0 atas Wolves. (wid/hdl)










