Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Daya Tarik Wisata Lewat Festival Pandai Singkek

Daya Tarik Wisata Lewat Festival Pandai Singkek

Peristiwa Dina Prihatini1 September 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bundo Kanduang Pandai Sikek berjalan beriringan sambil memakai songket. (Foto : Antara)

Padang (pilar.id) –  Udara yang sejuk menyergap, menyambut pendatang saat menginjakkan kaki di Nagari Pandai Singkek, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Hamparan lahan pertanian yang membentang diantara Gunung Merapi dan Singgalang.

Beberapa bangunan bergonjong, berbentuk seperti tanduk,  memikat mata. Bunyi alat tenun yang khas dan sayup irama palu kayu beradu dengan pangkal pahat terasa merdu, dan memaksa siapa saja yang melintas  untuk menikmati keelokan daerah yang masuk ke Kecamatan X Kota itu.

Pandai Sikek memang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kain songket dan ukiran khas Minangkabau. Tidak heran bila suara alat tenun dan pahat ukir terus menyenandungkan irama merdu. Dua produk kerajinan itu juga bukan barang sembarangan. Kualitasnya tidak hanya dikenal di Sumatera Barat, tetapi telah  mendunia.

Beberapa pengusaha kain songket di daerah itu bahkan telah memiliki pembeli tetap di Amerika dan Australia selain negara lain di Asia Tenggara seperti Malaysia.

Sebelum pandemi COVID-19, hampir setiap akhir pekan terlihat wisatawan dari luar Sumatera Barat (Sumbar) bahkan wisatawan asing datang untuk menyaksikan proses pembuatan kain songket dan berbelanja hasil kerajinan.

Namun, kondisi pandemi COVID-19 membuat semua berubah. Tidak ada lagi wisatawan. Tidak ada lagi pesanan. Pandai Sikek terpuruk tapi tidak pernah patah arang.

Saat pandemi COVID-19 melandai, ekonomi kembali menggeliat. Sedikit demi sedikit Pandai Sikek kembali bangkit, menyambut hari-hari baru dengan harapan baru.

Harapan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk festival yang dalam rangkaiannya disematkan parade 1000 songket kebanggaan Pandai Sikek.

Perantau asal Pandai Sikek, Edriana Noerdin, yang sengaja pulang untuk mendukung kegiatan tersebut menilai festival yang digelar 27-28 Agustus 2022 itu adalah momentum untuk menyegarkan kembali ingatan wisatawan bahwa di lembah antara Gunung Merapi dan Singgalang ada sebuah nagari dengan produk kerajinan luar biasa, yang memikat mata.

Songket Pandai Sikek memiliki ciri khas tersendiri. Pembuatannya menggunakan benang berwarna emas dan perak dengan dua jenis pola motif yaitu cukie dan sungayang.

Songket itu memiliki tiga motif wajib yaitu pohon pinang, biji bayam dan motif jalinan lidi yang dituangkan pada kain warna dasar hitam, merah, dan kuning yang melambangkan kaum adat, cendekiawan dan ulama.

Baca Juga  Antisipasi Dampak Merapi, Mahasiswa ini Tawarkan Solusi untuk Minimalisir Korban

Dengan hasil tenun yang menawan tersebut tidaklah berlebihan jika hasil buah tangan Bundo Kanduang Pandai Sikek itu disebut “ratu” songket.

Keahlian masyarakat Pandai Sikek membuat kerajinan songket sudah turun-temurun sejak nenek moyang. Hampir semua perempuan di nagari itu bisa menenun kain songket. Sebagian menggunakan alat tradisional, sebagian mulai beralih menggunakan peralatan yang lebih baru.

Selain songket keahlian memahat masyarakat Pandai Sikek juga sudah dikenal di banyak daerah. Pahatan itu biasa digunakan sebagai hiasan bagi Rumah Gadang, Rumah Adat Minangkabau.

Festival yang digelar juga sejalan dengan kebijakan Pemkab Tanah Datar yang mendorong satu event satu nagari untuk mendukung kebangkitan pariwisata daerah. Pandai Sikek Festival menjadi event atau kegiatan  ke enam dalam kalender event tersebut.

Banyak perantau yang menyempatkan diri untuk pulang ke kampung halaman pada pelaksanaan festival itu. Selain bersilaturahim dengan sanak keluarga, mereka juga ingin melihat dan merasakan semaraknya “alek” atau pesta nagari yang baru pertama kali digelar itu.

Masyarakat tumpah ruah ikut memeriahkan arak-arakan Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Paga Nagari dan semua unsur nagari yang mengular mengikuti jalan yang meliuk-liuk mengikuti kontur alam.

Seribu lebih Bundo Kanduang yang berjalan beriringan menggunakan baju adat berbalut songket membuat pola yang mempesona. Keelokan yang sungguh membuat bangga.

Festival itu juga diramaikan pesta seni dan budaya lokal sehingga benar-benar menggambarkan seribu pesona selaras dengan lagu mars Pandai Sikek yang menyebutkan nagarinya yang mempesona.

Melihat begitu besarnya animo masyarakat untuk ikut serta memeriahkan pesta anak nagari ini, maka sudah selayaknya acara ini dijadikan sebagai acara tahunan untuk mengangkat seni dan budaya masyarakat Pandai Sikek.

Festival sekaligus akan menjadi promosi daerah untuk lebih dikenal dunia. Bila dikemas dengan baik, memanfaatkan berbagai media termasuk media sosial, gaungnya akan lebih luas hingga manca negara sehingga akan menarik minat wisatawan untuk datang kembali ke Pandai Sikek.

Namun begitu, pemerintah nagari tidak mungkin  berjalan sendiri. Perlu dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah daerah, provinsi maupun pusat termasuk juga para perantau Pandai Sikek.

Dukungan Pemkab Tanah Datar

Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian menyebut daerahnya adalah pusat Kerajaan Pagaruyung dengan beberapa peninggalan istana yang saat ini menjadi salah satu tujuan wisata di Sumatera Barat.

Baca Juga  Rekomendasi Magma Indonesia Tindak Lanjuti Erupsi Gunung Merapi

Peninggalan sejarah itu merupakan modal bagi daerah untuk menggaet wisatawan, terutama dari negara serumpun seperti Malaysia dan Singapura.

Namun, inovasi tidak boleh jalan ditempat. Tanah Datar tidak boleh puas dengan modal yang ditinggalkan sejarah. Harus ada “sesuatu” yang baru agar wisatawan tidak bosan. Salah satunya program satu nagari satu event untuk mendukung promosi di tiap-tiap nagari di Tanah Datar. Salah satunya Pandai Sikek Festival.

Dengan banyaknya festival dan event reguler setiap tahun, maka wisatawan memiliki banyak opsi dan bisa datang sepanjang tahun. Apalagi, Tanah Datar memiliki daerah yang luas yang berbatasan dengan beberapa daerah seperti Padang Panjang, Agam, Payakumbuh, Solok, Sawahlunto dan Sijunjung.

Hal itu memberikan keuntungan lain bagi sektor pariwisata Tanah Datar. Agen travel juga bisa mengatur perjalanan wisata bagi wisatawan yang datang.

Wisatawan yang turun di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan ingin berlibur ke Bukittinggi, masih bisa singgah di Nagari Pandai Sikek yang berada pada jalur yang sama antara Padang dengan Bukittinggi.

Posisi Pandai Sikek yang strategis itu membuat event di nagari tersebut sangat layak untuk terus dikembangkan dan dikemas menjadi lebih menarik agar bisa menjadi salah satu daya tarik yang wajib dikunjungi wisatawan.

Data dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar hingga saat ini telah digelar enam even di berbagai nagari di Tanah Datar dengan kunjungan wisatawan lebih dari 35 ribu orang.

Dari sebanyak 35 ribu pengunjung tersebut diperkirakan telah terjadi perputaran uang hingga Rp3,6 miliar yang sebagian besar dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Pandai Sikek Festival selama dua hari dengan beberapa rangkaian kegiatan, telah menandai bergeliatnya sektor pariwisata dan perekonomian Tanah Datar.     Rangkaian kegiatan yang menyertai diantaranya parade 1.000 songket, makan bajamba, fashion show,  parade songket pandai sikek, demo ukiran kayu, kuliner khas pandai sikek, pentas seni dan budaya anak nagari, lomba foto dan reel, hingga areal holtikultura. (din/Antara)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
gunung merapi Singgalang

Berita Lainnya

Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas guguran (APG) dari kawah puncak dengan jarak luncur 2.000 meter pada hari ini Jumat (1/12/2023).

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Mengintai

2 Desember 2023
Ilustrasi Gunung Merapi (foto: mhd vvn, unsplash)

BPPTKG: Gunung Merapi Alami 38 Kali Gempa Guguran

22 Agustus 2023

Aktivitas Gunung Merapi: Terjadi 25 Guguran Lava Pijar

29 Maret 2023

Aktivitas Gunung Merapi Pagi Ini, Tercatat 35 Kali Gempa Guguran dan Gempa Vulkanik

27 Maret 2023
Peta daerah rawan Gunung Merapi

Keluarkan Awan Panas Guguran Dua Kali, Gunung Merapi Bertahan di Status Siaga

25 Maret 2023
Kondisi terkini Gunung Merapi (foto: Dok Badan Geologi)

Antisipasi Bencana, Bupati Sleman Imbau Tidak Ada Aktivitas di Alur Sungai Berhulu di Merapi

17 Maret 2023

Aktivitas Gunung Merapi Meningkat: 3 Kali Awan Panas Guguran

16 Maret 2023

Belum Ada Warga Mengungsi Usai Merapi Erupsi, Logistik dan Pakan Ternak Disiapkan

14 Maret 2023

Gunung Merapi Status Siaga, Resiko Awan Panas dan Guguran Lava

13 Maret 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.