Pontianak (pilar.id) – Saat menyaksikan penampilan kucing kucing cantik di Festival Kucing Kampung ke 4 yang di selenggarakan oleh Pontianak Stray Cat Care (Poscar) banyak warga mengaku takjub.
Mereka mengaku tak menyangka jika kucing kampung mampu berpenampilan lucu dan menarik.
Kegiatan yang dirangkaian dengan pemeriksaan, pengobatan dan vaksin rabies gratis ini, setiap tahunnya sangat di minati oleh warga Kota Pontianak. Alhasil, walaupun hujan mengguyur Kota Pontianak sedari pagi, tak membuat warga kota berdiam diri, tetapi tetap menghadiri event ini.
Dengan banyak katagori seperti Cat Show, Kucing Disabilitas, Terunik, Favorit, Pesona Oyen, ternyata katagori Cat Fashion Show menempati Skala peserta terbanyak. Saat di tanyakan kepada dian yg menjadi Ketua panitia, bahwa dari sisi penampilan dan thema yang senada sang kucing bersama owner, ini akan membuat penonton merasa senang dan gembira.
“Apalagi tadi ada yang mengenakan pakaian senada antara owner dan kucingnya. Ini sudah tentu memberikan nuansa yang berbeda. Ada sesuatu yang baru dan memberikan sisi positif. Salah satunya adalah rasa mengasihi dan menumbuhkan rasa sayang terhadap kucing,” ungkap dian yang sering di panggil Dee ini.
Acara yang di buka oleh Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak selain di hadiri oleh peserta Festival dan warga kota yg ingin melakukan pemeriksaan, pengobatan dan vaksin gratis, di hadiri juga oleh komunitas seperti Pontianak Sugar glider, komunitas Reptile, komunitas Ayam Serama dllnya.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak yang mewakili Walikota Pontianak dalam sambutannya mengatakan menyambut baik apa yang telah di lakukan Komunitas Pontianak Stray Cat Care ini.
Kegiatan yang dilaksanakan ini bersifat sosial.
“Jadi ini tidak hanya menyangkut hubungan antar manusia saja, tetapi juga antara manusia dengan mahluk lainnya. Diluar sana banyak sekali anjing dan kucing yang kurang mendapatkan perhatian, apalagi di pasar pasar,” papar Bintoro.
Dijelaskannya peran komunitas juga diperlukan untuk mendukung pemerintah, di antaranya dalam proses adopsi, memelihara dan mengawasi.
Selanjutnya Pembina Pontianak Stray Cat Care Emi Puterina mengatakan, pihaknya selalu terus berupaya membangkitkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kucing jalanan, liar dan terlantar.
“Pontianak Stray Cat Care untuk program tahunan mempunyai 2 program kerja yang jelas. Disamping itu, kami selalu mengedukasi dan mensosialiasi pentingnya steril bagi kucing, sehingga dapat memberikan kesejahteraan dan menekan angka kelahiran kucing yang sangat tinggi. Hal ini sangat penting,” tegasnya.
Sementara itu, dewan juri yang terdiri drh.Noor Asyifa, drh Yerikho, Endang Sayekti dan Maria Fransiska terpantau serius melakukan penilaian. ( din )

